BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Banjir yang kerap melanda Kabupaten Bekasi saat musim penghujan menjadi sorotan. Pemerintah Kabupaten Bekasi menilai bahwa persoalan ini tidak bisa terus dibiarkan dan membutuhkan solusi konkret untuk mengatasinya.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menyebutkan bahwa permasalahan tata ruang dan sistem aliran air yang belum optimal menjadi penyebab utama banjir yang terjadi.
“Artinya ada perencanaan tata ruang yang harus kita benahi. Banjir ini tidak bisa terus dibiarkan, harus ada solusi konkret,” ujar Asep usai memimpin rapat koordinasi lintas sektor untuk penanganan banjir di Kabupaten Bekasi, Selasa (20/01).
BACA: Alih Fungsi Lahan Pertanian di Kabupaten Bekasi Terbesar se-Jabar, Capai 411 Hektare dalam 5 Tahun!
Salah satu penyebab utama banjir adalah meluapnya Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL). Debit air yang meningkat di Kali CBL menyebabkan aliran sungai-sungai kecil di sekitarnya tidak mampu menampung arus air, sehingga terjadi antrean air yang berujung pada banjir. Kondisi ini diperparah dengan saluran air yang tersumbat dan tidak lancar.
Asep mengusulkan pembangunan sodetan sebagai salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini. “Solusi dari kita ke depannya perlu ada pembangunan sodetan untuk mengalihkan aliran air supaya gak numpuk di satu titik. Kalau cuman diuruk, airnya tetap ngantri. Sodetan ini penting supaya aliran air punya arah dan gak sampai meluap,” jelasnya.
Namun, pembangunan sodetan ini memerlukan kajian lebih lanjut terkait ketersediaan lahan kosong. Selain itu, Asep menyatakan bahwa pihaknya akan membahas opsi pergeseran anggaran untuk mendukung proyek tersebut demi meminimalisasi dampak banjir.
Selain pembangunan sodetan, Asep juga menyoroti pentingnya mengembalikan fungsi lahan dan menertibkan bangunan liar yang menghambat aliran air. Berdasarkan pantauannya di lapangan, banyak ditemukan aliran sungai yang menyempit akibat keberadaan bangunan liar.
“Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Persoalan bangunan liar, termasuk masalah sampah harus segera kita tuntaskan, karena masalah banjir ini perlu penanganannya yang menyeluruh dan berkelanjutan,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap langkah-langkah ini dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan banjir yang terus berulang setiap tahun. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
















