BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Pemerintah Kabupaten Bekasi memberi perhatian khusus pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 yang akan datang. Terutama adanya potensi pada peningkatan kasus.
Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Komite Kebijakan Covid-19 mencatat hingga saat ini tidak ada kenaikan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi. Kendati demikian, masyarakat diingatkan agar tetap waspada terjadinya gelombang ketiga Covid-19 pada periode libur Nataru.
“Kalau kenaikan kasus positif di Kabupaten Bekasi tidak ada, tapi kalau kasus aktif masih ada,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainarti, Jum’at (12/11).
Pemerintah, kata dia, akan mengantisipasi potensi itu dengan melakukan sejumlah langkah, diantaranya dengan pemeriksaan 3T, yakni tracing, testing dan treatment serta percepatan program vaksinasi.
“Kita harus melakukan deteksi dengan pemeriksaan 3T yang harus dilakukan oleh tenaga kesehatan, dengan testing tracing untuk kontak erat dan terapinya dengan treatment yang pas,” terangnya.
Upaya lainnya, yakni dengan perilaku menerapkan prokes Covid-19 dengan baik, untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya penularan atau terinfeksi kembali.
Sri Enny mengimbau masyarakat Kabupaten Bekasi agar mengikuti pelaksanaan vaksinasi, baik dosis pertama maupun dosis kedua di fasilitas kesehatan terdekat.
“Yang belum vaksin atau masih takut untuk divaksin dan yang belum melaksanakan vaksin dosis kedua itu harus disegerakan, karena vaksin dosis pertama itu baru perkenalan, vaksin dosis kedua itu baru pembentukan kekebalan yang maksimal,” jelasnya.
Saat ini tingkat vaksinasi dosis pertama di Kabupaten Bekasi telah mencapai 73,13 persen dan untuk dosis kedua baru mencapai 53,65 persen. (IST)