BERITACIKARANG.COM, CIKARANG UTARA – Setelah penertiban kawasan pasar tumpah di Simpang Sentra Grosir Cikarang (SGC), Polres Metro Bekasi terus memperkuat langkah antisipasi guna mencegah aksi premanisme di Pasar Baru Cikarang.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Sumarni, menegaskan bahwa kepolisian serius menangani potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) seperti pungutan liar, intimidasi, dan aksi premanisme, terutama di kawasan pasar yang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
“Untuk mengantisipasi adanya aksi premanisme, kami dari jajaran Polres Metro Bekasi telah menyediakan layanan pengaduan melalui nomor darurat 110 dan layanan Curhat Langsung Bunda Kapolres (CLBK) di 0813-8399-0086. Masyarakat dipersilakan melaporkan jika menemukan adanya praktik-praktik tersebut,” kata Sumarni, Kamis (19/02).
BACA: Plt Bupati Bekasi: Relokasi Pedagang Pasar Tumpah Dilakukan Tanpa Pungli
Selain membuka kanal pengaduan, Polres Metro Bekasi juga mengerahkan Tim Patroli Printis Presisi untuk melakukan patroli secara berkala di kawasan Pasar Baru Cikarang. Patroli ini dilakukan pada jam-jam rawan guna memastikan keamanan dan kenyamanan pedagang serta pengunjung pasar.
“Tim kami secara rutin melakukan patroli di kawasan tersebut untuk memastikan situasi tetap kondusif,” tambahnya.
Hingga saat ini, hasil patroli menunjukkan situasi di Pasar Baru Cikarang relatif aman dan terkendali. Namun, langkah pencegahan tetap menjadi prioritas utama agar tidak ada celah bagi pelaku yang ingin memanfaatkan situasi pasca relokasi pedagang.
“Kami ingin memastikan bahwa para pedagang merasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitasnya. Jangan sampai ada pihak yang mencoba mengambil keuntungan dengan cara-cara yang melanggar hukum,” tegas Sumarni.
Kapolres juga menyampaikan bahwa proses penertiban pasar tumpah di kawasan SGC berjalan dengan lancar. Masyarakat, pedagang, dan pihak-pihak terkait dinilai kooperatif dalam mendukung upaya penataan tersebut.
“Alhamdulillah, warga, pedagang, serta pihak-pihak yang ada di sekitar kawasan SGC sangat mendukung upaya ini. Para pedagang juga sudah pindah ke lokasi resmi di Pasar Baru Cikarang sesuai dengan yang telah ditentukan,” jelasnya.
Relokasi pedagang dari bahu jalan, badan jalan, dan trotoar ke lokasi resmi di halaman depan Pasar Baru Cikarang diharapkan dapat mengurangi kemacetan sekaligus mengembalikan fungsi jalan sebagaimana mestinya.
“Kami berharap ketertiban ini terus dijaga. Jangan sampai ada lagi kesemrawutan yang mengakibatkan kemacetan. Dengan begitu, fungsi jalan dapat kembali digunakan sebagaimana mestinya oleh para pengguna jalan,” pungkasnya. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
















