Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bekasi Imbau Umrah Ditunda

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Ketegangan geopolitik yang terjadi di Timur Tengah, khususnya konflik antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran, memengaruhi keberangkatan dan kepulangan jemaah umrah asal Indonesia.

Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah mengeluarkan imbauan agar para calon jemaah menunda perjalanan ibadah umrah hingga situasi keamanan di kawasan tersebut dinilai lebih kondusif.

Bacaan Lainnya

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bekasi, Mulyono Hilman Hakim, menyatakan bahwa kondisi di Timur Tengah saat ini belum sepenuhnya stabil.

Oleh karena itu, pemerintah meminta jemaah yang telah dijadwalkan untuk berangkat dalam waktu dekat agar mempertimbangkan kembali penjadwalan ulang keberangkatan mereka.

BACA: Pergi Jalan Sehat, Pulang dapat Umroh

“Mempertimbangkan kondisi Timur Tengah yang tidak menentu dan eskalasinya semakin tinggi, kami menghimbau jemaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya sampai betul-betul kondusif sesuai arahan Kementerian Haji dan Umrah pusat,” ujar Mulyono Hilman Hakim pada Rabu (04/03).

Keputusan untuk menunda keberangkatan ini diambil sebagai langkah kehati-hatian demi memastikan keselamatan warga negara Indonesia (WNI) yang akan menjalankan ibadah umrah.

Selain itu, pemerintah terus memantau situasi terkini melalui koordinasi dengan otoritas terkait di kawasan tersebut.

Desy Susanti (44), seorang  agency penyelenggara perjalanan umrah di Kabupaten Bekasi, mengungkapkan bahwa beberapa rute penerbangan internasional menuju kawasan Timur Tengah telah dihentikan sementara sebagai langkah antisipasi keamanan.

Namun demikian, gangguan signifikan justru terjadi pada penerbangan transit. Sejumlah maskapai transit membatalkan atau menangguhkan jadwal, sehingga berdampak pada keberangkatan maupun kepulangan jamaah.

“Yang berdampak justru terjadi pada penerbangan yang melakukan transit, seperti di Oman, Dubai, dan Turki. Kalau kita alhamdulillah sampai saat ini karena semua maskapai yang digunakan direct (tidak transit) aman semua,” jelas Desy. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait