BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), jumlah pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kabupaten Bekasi melonjak hingga 50 persen. Lonjakan ini terjadi karena banyak warga yang bersiap untuk bepergian, baik untuk liburan ataupun pulang kampung.
Kasat Lantas Polres Metro Bekasi, Kompol Sugihartono, mengungkapkan bahwa momen libur panjang seperti Nataru memang selalu menjadi salah satu penyebab meningkatnya permintaan pembuatan maupun perpanjangan SIM.
“Iya karena rata-rata jelang nataru, masyarakat kan biasanya mau liburan, mudik atau pulang kampung,” katanya, Selasa (16/12).
Sugihartono menambahkan, untuk mengoptimalkan pelayanan Satpas SIM Polres Metro Bekasi yang terletak di area Komplek Perkantoran Pemkab Bekasi juga telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang. Mulai dari area bermain anak, ruang membaca, hingga ruang laktasi untuk ibu menyusui.
BACA: Jadwal Libur Sekolah Desember 2025 di Jawa Barat, Pemerintah Ajak Orang Tua Rekreasi Bareng Anak
“Kami ingin memastikan semua pemohon merasa nyaman selama berada di sini. Ada area bermain anak, ruang membaca dan ruang laktasi bagi ibu menyusui, sehingga mereka tidak perlu khawatir,” jelas Sugihartono.
Kasubnit I Regident Satlantas Polres Metro Bekasi, Sandyka Oktavianto, menambahkan bahwa pada hari biasa jumlah pemohon SIM di Satpas SIM berkisar antara 30 hingga 40 orang per hari. Namun, saat akhir pekan, terutama Sabtu, jumlahnya bisa melonjak hingga 100 pemohon.
Untuk perpanjangan SIM, persyaratan yang dibutuhkan cukup sederhana. Pemohon hanya perlu membawa fotokopi KTP dan SIM lama, lalu melanjutkan dengan pembayaran tes psikologi, kesehatan, dan asuransi.
Sementara itu, bagi yang ingin membuat SIM baru, pemohon wajib membawa KTP asli beserta fotokopinya, mengikuti tes psikologi dan pemeriksaan kesehatan, serta melakukan pembayaran di Bank BRI sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.
“Kalau hari biasa memang nggak terlalu ramai, tapi Sabtu biasanya lebih banyak. Apalagi sekarang menjelang Nataru, makin banyak yang datang,” jelas Sandyka. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
















