BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Menjelang Idul Adha 1438 H, jual beli hewan kurban mulai marak. Agar tepat memilih hewan kurban, masyarakat diminta untuk lebih teliti terutama terkait dengan kondisi kesehatannya.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Abdullah Karim menjelaskan secara kasat mata kondisi fisik hewan yang sehat diantaranya lincah, bulu tidak kusam, mulut hewan tidak belendir dan kontoran normal.
“Tetapi kalaunya merah, kemudian diam saja dan nggak lincah, itu patut diwaspadai,” kata Abdullah Karim, Minggu (27/08).
Untuk memudahkan masyarakat, sambungnya, Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pertanian telah menerjunkan petugas khusus untuk memberikan pelayanan pemeriksaan hewan kurban sejak tanggal 24 hingga 31 Agustus 2017 mendatang .
“Mereka ada 12 tim dan akan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban ke sejumlah pedagang yang tersebar di 23 Kecamatan di Kabupaten Bekasi,” ucapnya.
Selain menurunkan petugas khusus yang bertugas memeriksa kesehatan hewan, sambungnya, ada juga petugas yang diturunkan untuk memonitor kesehatan hewan yang sudah diperiksa.
“Kita prioritaskan untuk memeriksa hewan-hewan kurban yang dijual di jalur-jalur utama karena saat datang biasanya mereka tidak melapor ke kita. Hingga saat ini, yang sudah diperiksa sepanjang jalur utama dari Tambun, Cikarang hingga Kedungwaringin,” kata dia.
Hasil pemeriksaan, kata dia, petugas menemukan seekor sapi dalam kondisi sakit di wilayah Tambun Selatan. “Ada satu yang sakit, kalau manusia itu sama kayak demam sehingga kita sarankan agar sapi itu tidak dijual,” ungkapnya.
Ia pun memastikan para pedagang hewan kurban di Kabupaten Bekasi tidak ada yang nakal. “Kalau ada pasti akan kita buatkan catatan. Tetapi pedagang tentu tidak ingin mengecewakan konsumennya, apalagi mereka biasanya punya langganan sehingga saya yakin mereka nggak akan main curang,” kata Karim. (BC)