Tradisi sedekah bumi di Situ Rawa Binong, Sabtu (14/09) pagi.
Tradisi sedekah bumi di Situ Rawa Binong, Sabtu (14/09) pagi.

Jaga Tradisi dan Warisan Budaya, Sedekah Bumi Kembali Digelar di Situ Rawa Binong

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Warga Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat  kembali menggelar sedekah bumi di Situ Rawa Binong. Kegiatan ini dilakukan warga setempat sebagai bentuk rasa syukur atas dilimpahkannya rezeki dari Allah SWT.

Kepala Desa Hegarmukti, Ajo Subarjo mengatakan sedekah bumi merupakan salah satu tradisi dan warisan kebudayaan warga setempat yang senantiasa dijaga serta dilestarikan sejak tahun 1917 silam.

BACA: Camat Cikarang Pusat: Situ Rawa Binong Butuh Penataan

“Seperti di tahun sebelum-sebelumnya, pada bulan Muharam warga Desa Hegarmukti selalu menggelar acara Sedakah Bumi di Situ Rawa Binong. Acara ini merupakan salah satu tradisi, warisan kebudayaan khas daerah kami yang selalu dijaga dan dilestarikan. Sedekah bumi merupakan wujud rasa syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahruahkan rejekinya kepada kita semua,” kata Ajo Subarjo, Sabtu (14/09).

Tak hanya mengandalkan tradisi sedekah bumi, di tahun 2019 ini pihaknya juga mulai melirik potensi pariwisata yang bisa dikembangkan di Situ Rawa Binong. Hal itu ditandai dengan adanya penandatanganan Prasasti Objek Wisata Situ Rawa Binong oleh Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja.

“Di tahun ini tradisi sedekah bumi memang agar berbeda karena kami memang merasa perlu memperkenalkan potensi wisata yang ada di wilayah kami sekaligus mewujudkan keseiapan dan keseriusan kami.  Apalagi Bupati Bekasi juga telah mendorong agar Situ Rawa Binong dapat dijadikan sebagai salah satu icon pariwisata kabupaten bekasi . Hal ini tentu menjadi motivasi masyarakat agar lebih baik lagi untuk menjaga, memelihara dan menatap potensi wisata di Situ Rawa Binong sehingga bisa memberikan dampak perekonomian yang signifikan bagi perekonomian warga,” tuturnya.

Untuk diketahui, acara tradisi sedekah bumi tahun ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang bernama Festival Budaya Rawa Binong. Selain tradisi sedekah bumi, acara yang digelar selama tiga hari dari tanggal 14-16 September 2019 ini juga diisi dengan beragam kegiatan lainnya, seperti Bumdes Expo, lomba rampak gendang, lomba ibing pencug, wayang golek, karnaval busana adat, musik etnik, funbike, bazar produk unggulan Kabupaten Bekasi serta lomba fotografi wisata budaya.

“Kedepan generasi muda Hegar Mukti juga akan kami genjot untuk turut menyumbangkan aspirasi dan kemampuannya dalam membangun pariwisata di Situ Rawa Binong,” tutupnya.

Selain Bupati Bekasi, acara ini turut pula dihadiri perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Bekasi, Camat Cikarang Pusat, Kapolsek Cikarang Pusat, Ketua Bumdesa Hegarmukti Lestari serta ribuan masyarakat Kabupaten Bekasi.

(BC)