Salah seorang warga duduk bersantai di Situ Rawa Binong yang berada di Desa Hegarmukti Kecamatan Cikarang Pusat.
Salah seorang warga duduk bersantai di Situ Rawa Binong yang berada di Desa Hegarmukti Kecamatan Cikarang Pusat.

Camat Cikarang Pusat: Situ Rawa Binong Butuh Penataan

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Situ Rawa Binong di Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat memiliki daya tarik luar biasa dan berada di lokasi yang sangat strategis. Namun masih perlu penataan oleh pemerintah untuk menjadikannya sebagai destinasi atau objek wisata.

Camat Cikarang Pusat, Endin Syamsudin mengakui hal itu. Menurutnya, jika penataan bisa dilakukan dengan maksimal, tidak menutup kemungkinan kedepannya Situ Rawa Binong dapat menjadi icon pariwisata di Kabupaten Bekasi.

“Ini kan lokasinya sangat strategis, dekat dengan jalan tol dan pusat pemerintahan Kabupaten Bekasi sehingga jika penataaan bisa dilakukan secara maksimal, saya yakin Situ di Kampung Rawa Binong ini bisa menjadi icon pariwisata Kabupaten Bekasi,” kata Endin Syamsudin saat menghadiri ‘Hajat Bumi’ di Situ Rawa Binong, Sabtu (03/11).

Kegiatan ‘Hajat Bumi’ di Situ Rawa Binong ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan warga setempat untuk menjaga adat, istiadat dan budaya setempat. Kegiatan ini pun sudah berlangsung sejak 101 tahun silam.

“Penataan yang dimaksud bisa dengan dibangun jongging track,  taman, gapura, dan lain sebagainya. Pokoknya sarana penunjang tempat pariwisata. Kalau kita lihat di Situ Wanayasa (Purwakarta-red) itu kan jadi tempat wisata juga padahal dari mulai tempatnya, airnya, itu sama seperti di kita,” ucapnya.

Menurut Endin, usulan penataan Situ Rawa Binong sebetulnya sudah diwacanakan sejak beberapa tahun silam. Hanya saja belum terealisasi karena penanggungjawab pengelolaan situ berada di Kementrian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Kalau tanah tidak bermasalah hanya bicara masalah status kewenanangannya itu ada di pemerintah pusat. Sebetulnya 3 tahun yang lalu Pemkab Bekasi sudah menganggarkan Rp 5 milyar hanya karena saat itu belum ada pelimpahan kewenangan sehingga anggaran tidak bisa diserap,” kata dia.

Oleh karenanya ia pun mendorong agar kedepannya instansi/dinas terkait di Pemerintah Kabupaten Bekasi dapat membangun komunikasi baik dengan Pemprov Jabar, Pemerintah Pusat ataupun Perum Jasa Tirta (PJT) untuk membahas persoalan ini. “Iya harus duduk bareng semuanya. Itu sedang kita dorong,” kata  Endin.

Sementara itu Kepala Desa Hegarmukti, Ojo Sumarjo sangat berharap Situ Rawa Binong bisa menjadi aset desa dan dikelola sepenuhnya oleh pemerintah desa Hegar Mukti.

“Di kasih syukur, nggak dikasih ya nggak apa-apa. Yang penting kita sudah berusaha dan kita pihak desa serta masyarakat sebetulnya sudah sangat menunggu Situ Binong ini bisa dibantu ditata dan menjadi pariwisata unggulan,” kata dia. (BC)

Baca Juga

Camat Cikarang Pusat, Endin Samsudin saat memantau langsung pembangunan jembatan oleh pihak Deltamas di Kp. Sukasari RT 02/04 Desa Pasir Ranji Kecamatan Cikarang Pusat, Kamis (10/01) siang.

Camat Cikarang Pusat: Pembangunan Jembatan Darurat Kp. Sukasari – Deltamas Dikebut

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Pembangunan jembatan darurat di Kp. Sukasari, Desa Pasir Ranji Kecamatan Cikarang …

Salah seorang warga saat melintasi jembatan sementara yang terbuat dari batang pohon kapuk dan bambu, Rabu (09/01).

100 KK Terisolir, Warga Cikarang Pusat Minta Deltamas Perbaiki Jembatan Ambruk

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Sebuah jembatan yang berdiri di atas saluran irigasi milik Deltamas tepatnya …

error: