Indomaret di Serang Baru Terbakar, Enam Unit Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran hebat melanda sebuah toko ritel Indomaret yang terletak di depan gerbang Perumahan Green Permata Residence, Desa Jayasampurna, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi pada Sabtu (14/03) sekitar pukul 17.50 WIB.
Kebakaran hebat melanda sebuah toko ritel Indomaret yang terletak di depan gerbang Perumahan Green Permata Residence, Desa Jayasampurna, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi pada Sabtu (14/03) sekitar pukul 17.50 WIB.

BERITACIKARANG.COM, SERANG BARU – Kebakaran hebat melanda sebuah toko ritel Indomaret yang terletak di depan gerbang Perumahan Green Permata Residence, Desa Jayasampurna, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi pada Sabtu (14/03) sekitar pukul 17.50 WIB. Insiden ini memicu kepanikan warga sekitar dan pengguna jalan di kawasan tersebut.

Rian (24), salah satu pegawai toko menjelaskan insiden bermula saat dirinya sedang melayani konsumen dan menyadari adanya gangguan listrik. “Sebagian listrik di dalam toko tiba-tiba mati. Ketika saya cek, tuas MCB turun. Saya coba naikkan lagi, tapi turun lagi,” ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Kejanggalan ini membuat Rian memeriksa seluruh peralatan elektronik di dalam toko hingga ke bagian gudang. Namun, saat pintu gudang dibuka, ia mendapati ruangan telah dipenuhi asap tebal. “Udah nggak bisa lihat apa-apa lagi, asap semua. Saya langsung minta konsumen keluar, ada sekitar dua atau tiga orang,” tambahnya.

Banyaknya barang dagangan dan material yang mudah terbakar di dalam toko membuat api dengan cepat membesar dan melahap seluruh isi bangunan. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. “Kalau penyebabnya saya juga nggak tahu secara pasti,” ujar Rian.

BACA: Pemadam Kebakaran Siaga saat Libur Lebaran

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi segera merespons laporan kebakaran ini dengan mengerahkan 35 personel dan enam unit mobil pemadam ke lokasi kejadian. Upaya pemadaman dilakukan untuk menjinakkan api sekaligus mencegahnya merambat ke bangunan sekitar.

Aceng Kamaludin, salah satu petugas pemadam kebakaran, mengungkapkan hasil koordinasi awal dari penjaga toko menyebutkan bahwa titik api pertama kali ditemukan di area gudang yang berada di bagian belakang bangunan. “Di gudang belakang banyak stok barang, jadi api langsung cepat membesar,” jelasnya.

Kebakaran berlangsung hebat, tetapi tidak menimbulkan ledakan. Suhu panas yang tinggi menyebabkan bagian bangunan mengalami kerusakan cukup parah. “Kalau ledakan tidak ada. Cuma karena suhu bangunan terlalu panas, jadi kondisi bangunan mengalami kerusakan,” ungkapnya.

Beruntung, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini. Namun, seluruh isi minimarket hangus terbakar dengan kerugian material yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik atau panas yang dihasilkan dari peralatan tertentu di dalam bangunan. “Kalau dugaan sementara, bisa jadi korsleting listrik atau dari uap panas yang dihasilkan dari peralatan di dalam,” tambah Aceng.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi untuk memudahkan proses investigasi lebih lanjut. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait