Agus Diparbudpora

Group Marching Band Asal Kabupaten Bekasi Berkiprah di Kancah Internasional, Kadisparbudpora : Itu Harapan Kita

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG TIMUR –Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) menggelar kejuaraan marching band dengan tajuk Grand Marching Bekasi (GMB) 2016 di Stadion Wibawa Mukti. Acara tersebut dilaksanakan selama dua hari yakni Sabtu dan Minggu, tanggal 17 – 18 Desember 2016.

Kepala Disparbudpora Kabupaten Bekasi, Agus Trihono menjelaskan kejuaraan tersebut untuk pertama kalinya diadakan di Kabupaten Bekasi berkat dukungan Yayasan Grand Prix Marching Band (YGPMB) dan diikuti 19 group marching band tingkat SMA Se-Jabodetabek. Mereka akan memperebutkan trophy bergilir Jaksa Agung RI, Menteri Pemuda dan Olahraga, Menteri Pariwisata dan trophy Bupati Bekasi.

“Dari 19 group yang ikut, ada 6 group marching band asal Kabupaten Bekasi seperti dari sekolah-sekolah di Tambelang, Cikarang, Tambun dan Cibitung yang ikut kejuaraan ini, ” kata Agus, Sabtu (17/12).

Menurutnya, di Kabupaten Bekasi banyak sekolah-sekolah yang mempunyai group marching band dan tertarik untuk ikut serta dalam kompetisi ini. Hanya saja mereka belum bisa bergabung lantaran terbentur dengan persiapan yang terlalu dekat dengan ujian tengah semester dan kendala-kendala tekhnis lainnya.

Dengan didakannya GMB 2016, dia berharap kreativitas anak-anak muda di Kabupaten Bekasi untuk mengadu ketangkasan di bidang marching band semakin terasah sehingga nantinya Kabupaten Bekasi akan mempunyai group marching band yang qualified dan mampu berkiprah di kancah internasional.

“Anak-anak muda kita sebenarnya harus lebih giat, seperti tadi yang dikatakan oleh juri bahwa pemain-pemain kita masih banyak kekurangan tekhnik-tekhniknya sehingga ini menjadi tantangan tersendiri bagi Kabupaten Bekasi agar kedepannya kita mempunya marching band yang qualified dan minimal bisa ikut di event-event internasional.  Itu harapan kita,” ungkapnya.

Kedepannya, ia pun berencana untuk menjadikan kompetisi ini sebagai agenda rutin sehingga masuk dalam kalender pariwisata dan mampu mendongkrak pariwisata di Kabupaten Bekasi. (BC)