BERITACIKARANG.COM, TAMBUN UTARA – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, mengunjungi korban banjir yang saat ini mengungsi di Pendopo Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan, Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (19/01). Dalam kunjungannya, Gibran menyempatkan diri berbincang dengan warga yang terdampak banjir untuk mendengarkan keluhan mereka secara langsung.
Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto agar negara hadir secara nyata dan bergerak cepat dalam melindungi keselamatan masyarakat, khususnya di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.
Pimpinan Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan, KH. Suhaedi menyampaikan bahwa banyak keluhan warga yang telah disampaikan kepada Wakil Presiden. “Tadi keluhannya banyak, belum dapat sembako, karena memang yang banjir bukan kita doang kali ya. Pak lurah dan camat juga meminta proyek Kali Bekasi dilanjutkan. Kemudian Kali CBL juga perlu dikeruk karena dari dulu belum pernah dikeruk. Trus kita juga butuh dapur umum,” ungkapnya.
Menanggapi hal itu, Gibran berjanji akan segera mengirimkan bantuan berupa makanan dan obat-obatan. Dirinya juga meminta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta seluruh pihak terkait untuk turun langsung ke lapangan guna memberikan pendampingan kepada warga yang terdampak. “Bapak, Ibu, ya, ini pimpinan-pimpinan yang di sini harus turun ke lokasi semua,” tegasnya.
BACA: Gawat! Banjir Kabupaten Bekasi Meluas, Rendam 41 Desa di 17 Kecamatan
Gibran juga menekankan pentingnya pendampingan menyeluruh, mulai dari penanganan darurat hingga langkah-langkah jangka panjang. Ia menyoroti pentingnya pemenuhan kebutuhan dasar seperti pangan, air bersih, dan layanan kesehatan bagi para pengungsi. Selain itu, ia juga menegaskan perlunya upaya antisipatif agar banjir serupa tidak kembali terjadi.
“Setelah ini makanan dan obat-obatan akan kita kirim. Masalah sungai akan kita lakukan normalisasi nanti, kita koordinasikan. Kita minta para pemimpin daerah turun ke lapangan untuk membantu korban banjir, terutama anak-anak dan lansia. Sehabis ini nanti kita bantu, ya,” tambahnya.
Diketahui, wilayah Kecamatan Tambun Utara diapit oleh dua sungai besar, yakni Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) dan Kali Bekasi. Di titik terendah, banjir di wilayah ini bahkan mencapai ketinggian hampir dua meter akibat intensitas hujan yang tinggi serta meluapnya kedua aliran kali tersebut. Debit air yang besar, terutama kiriman dari wilayah Bogor, menjadi penyebab utama banjir yang sering terjadi di musim hujan. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
















