BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Bekasi tahun ini berlangsung sederhana dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kebijakan ini diambil dampak dari efisiensi anggaran yang saat ini tengah dilaksanakan oleh pemerintah pusat hingga daerah.
Asisten Daerah (Asda) I Kabupaten Bekasi, Hudaya, mengungkapkan rasa syukurnya karena meski dalam keterbatasan, MTQ tetap dapat dilaksanakan sesuai rencana.
“Alhamdulillah sesuai dengan yang direncanakan. Sekalipun dalam situasi penuh keprihatinan kita banyak melaksanakan efisiensi, tetapi hal-hal yang pokok tetap kita laksanakan,” kata dia, usai membuka acara Pawai Ta’aruf sebagai rangkaian pembukaan MTQ ke-57 di Komplek Perkantoran Pemkab Bekasi, Senin (17/11).
Hudaya menjelaskan bahwa pelaksanaan MTQ tahun ini dilakukan lebih sederhana tanpa mengurangi esensi kegiatan. Jika sebelumnya acara sering kali menghadirkan panggung besar di tingkat kecamatan, kini kegiatan cukup digelar di lingkungan Pemda dengan memanfaatkan fasilitas yang ada.
BACA: Ribuan Peserta Semarakan Pawai Taaruf MTQ ke-56 Kabupaten Bekasi
“Pelaksanaan MTQ dilakukan dengan penuh kesederhanaan. Mudah-mudahan esensi pembinaan kafilah tetap terjaga dan kualitas MTQ tiap tahun tetap bisa kita pertahankan,” jelasnya.
Meski digelar secara sederhana, Hudaya memastikan bahwa seluruh kecamatan tetap mengirimkan kontingen mereka, meskipun jumlah peserta disesuaikan dengan kesiapan masing-masing wilayah.
Selain itu, kemeriahan tetap terasa berkat kolaborasi antar Perangkat Daerah, termasuk partisipasi dari Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bekasi yang menghadirkan tim Helaran Budaya.
“Kita berkolaborasi untuk memeriahkan kegiatan ini. Dengan keterbatasan anggaran, kita menggandeng dinas lain yang bisa berpartisipasi, dan alhamdulillah mereka mengirimkan heleran budaya,” tuturnya.
Ia berharap agar penyelenggaraan MTQ ke depan dapat terus menjadi sarana pembinaan qori dan qoriah baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten. “Pembinaannya tidak boleh berhenti. Walaupun seremonial mungkin kita kurangi, tetapi kualitas pembinaan harus tetap berjalan,” tegasnya. (RIZ)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
















