BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Dalam upaya mendukung program swasembada pangan nasional, lahan tidur seluas 47,8 hektar di Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, kembali ditanami jagung. Kegiatan ini dipantau langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komjen Dedi Prasetyo.
Dedi menjelaskan bahwa penanaman jagung ini merupakan kelanjutan dari upaya yang telah dirintis oleh Polda Metro Jaya sejak tahun 2025. “Dengan keterbatasan lahan, Kapolda Metro Jaya telah membuat berbagai inovasi dan bekerjasama dengan unsur pentahelix, seperti pemerintah daerah, pelaku usaha, dan pihak terkait lainnya,” ujar Dedi pada Sabtu (07/03).
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa lokasi tersebut nantinya akan dikembangkan menjadi bagian dari ekosistem rantai pasok untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola oleh Polda Metro Jaya. “Selain jagung, kita akan mengembangkan tanaman lain yang dapat berkontribusi pada program MBG,” tambahnya.
BACA: Sulap Bantaran Kalimalang Jadi Kebun Sayur dan Buah
Dedi juga menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ini merupakan bentuk dukungan terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan, khususnya komoditas jagung yang menjadi kebutuhan utama masyarakat Indonesia. Ia menyebutkan bahwa kegiatan serupa juga dilaksanakan serentak di 36 wilayah Polda di seluruh Indonesia.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam arahannya memaparkan target besar Korps Bhayangkara dalam mendukung swasembada pangan nasional. Polri berkomitmen untuk menyelesaikan penanaman jagung di ratusan ribu hektar lahan pada awal tahun 2026. “Penanaman jagung kuartal pertama tahun 2026 secara nasional direncanakan berlangsung dari Januari hingga Maret di lahan seluas 196.175 hektar,” ungkapnya.
Ia optimistis bahwa luas lahan yang disiapkan tersebut akan memberikan dampak signifikan terhadap ketersediaan stok pangan nasional. Diproyeksikan hasil panen mencapai angka produksi antara 784.859 ton hingga 1,96 juta ton.
Memasuki minggu pertama Maret 2026, Jenderal Sigit melaporkan bahwa progres penanaman jagung terus menunjukkan hasil positif. Jajaran Polda di seluruh Indonesia telah melakukan penanaman secara masif. “Progres penanaman jagung periode 1 Januari hingga 4 Maret 2026 telah mencapai luas tanam sebesar 146.904,10 hektar,” ungkapnya.
Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas tantangan krisis global dan kenaikan harga komoditas. Sigit menegaskan bahwa kemandirian pangan merupakan kunci utama agar Indonesia tetap kuat menghadapi berbagai situasi. “Kebutuhannya semakin besar, terutama karena ada program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang membutuhkan pasokan pakan ternak yang memadai,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Sigit menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polri atas kerja keras mereka dalam mendukung program swasembada pangan. “Terima kasih kepada seluruh jajaran yang terus bekerja dengan semangat untuk mewujudkan program Bapak Presiden bagi masyarakat. Terima kasih,” tutupnya. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
















