BPBD Catat Banjir, Longsor Hingga Angin Puting Beliung Terjadi di Kabupaten Bekasi

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Pusat Pengendalian Operasi Penanggulagan Bencana BPBD Kabupaten Bekasi mencatat  serangkaian kejadian bencana alam yang terjadi di 194 titik lokasi yang tersebar di 14 kecamatan. Hingga Minggu, 1 Februari 2026 pukul 14.00 WIB bencana yang tercatat meliputi banjir, tanah longsor hingga angina puting beliung.

Bencana longsor terjadi di lima titik yang berada di tiga kecamatan, yaitu Serang Baru, Tambun Utara, dan Bojongmangu. Sementara itu, angin puting beliung dilaporkan menerjang satu titik di Kecamatan Tambun Utara.

Bacaan Lainnya

Banjir menjadi bencana paling dominan dengan total 188 titik yang tersebar di 11 kecamatan. Wilayah-wilayah yang terdampak banjir meliputi Kecamatan Cikarang Timur, Kedungwaringin, Sukatani, Pebayuran, Sukawangi, Sukakarya, Tambelang, Cabangbungin, Tarumajaya, Muaragembong, dan Babelan.

BACA: Luapan Sungai Cibeet dan Citarum Picu Banjir di Kabupaten Bekasi

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriyadi mengatakan akibat bencana ini sebanyak 51.796 kk terdampak dan 1.388 KK diantaranya mengungsi di 18 titik pengungsian yang tersebar di 7 kecamatan.

“Petugas gabungan dari BPBD, TNI/Polri, relawan, serta instansi terkait terus bersiaga di lapangan untuk melakukan evakuasi warga terdampak, pendataan kerugian, serta pendistribusian bantuan logistik kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Dodi Supriyadi.

Dirinya juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat memperburuk kondisi. Selain itu, warga diminta memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman.

“Upaya ini dilakukan untuk meminimalkan dampak dari bencana yang terjadi. Jika membutuhkan bantuan darurat, masyarakat dapat segera menghubungi Call Center BPBD Kabupaten Bekasi,” ungkapnya. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait