Ketua Bawaslu Kabupaten Bekasi, Saiful Bachri
Ketua Bawaslu Kabupaten Bekasi, Saiful Bachri

Besok, Bawaslu Kabupaten Bekasi Bakal Tertibkan APK dan BK yang Melanggar

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG UTARA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bekasi, akan segera menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) dan Bahan Kampanye (BK) peserta Pemilu 2019 yang melanggar dari ketentuan dan perundang-undangan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bekasi, Syaiful Bahri mengatakan penertiban itu bakal dilakukan pada Kamis 29 November 2018. “Insya Allah Kamis,” ungkapnya, Rabu (28/11).

Ia menjelaskan penertiban ini dilakukan dengan merujuk surat Bawaslu Kabupaten Bekasi nomor : 1418/Bawaslu-JB-03/PM.00.02/XI/2018  tentang Peringatan Penertiban Alat Peraga Kampanye dan Bahan Kampanye yang Tidak Sesuai Ketentuan Perundang-undangan.

Adapun APK dan BK yang akan ditertibkan, kata Syaiful, adalah yang dipasang diluar zona yang sudah ditentukan KPU Kabupaten Bekasi seperti di tempat ibadah termasuk halamannya, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, gedung milik pemerintah dan lembaga pendidikan atau gedung sekolah, jalan-jalan protokol, jalan bebas hambatan, saranan prasaranan publik serta taman atau pepohonan.

“Selain itu Bawaslu bersama Dinas Perhubungan juga akan menertibkan stiker one way peserta Pemilu 2019 yang terpasang di angkutan umum atau angkutan perkotaan,”  kata dia. (BC)

Baca Juga

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja saat menerima secara simbolis bantuan APD berupa surgical gown dari PT. Hogy Indonesia, Jum’at (03/04) | Foto: Humas Pemkab Bekasi

Bupati Harapkan Partisipasi Pelaku Usaha dalam Penanganan COVID-19 di Kabupaten Bekasi

CIKARANG PUSAT – Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengharapkan adanya partisipasi dari para pelaku usaha …

Petugas Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Kabupaten Bekasi (PIKOKABSI) saat menunjukan peta sebaran Kasus COVID-19 di Kabupaten Bekasi.

Kabupaten Bekasi Tambah Alokasi Penanganan COVID-19 Jadi Rp240 Miliar

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT  – Pemerintah Kabupaten Bekasi menambah alokasi anggaran untuk penanganan Corona Virus Disease …