Banjir Kabupaten Bekasi Telan Korban Jiwa, 1 Remaja Tewas Tenggelam Saat Berenang

Banjir yang melanda wilayah Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi memakan korban jiwa. Seorang remaja berinisial J (19), warga Kampung Nanggewer, Desa Labansari, Kecamatan Cikarang Timur, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di lapangan sepakbola yang terendam banjir, Senin (19/01).
Banjir yang melanda wilayah Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi memakan korban jiwa. Seorang remaja berinisial J (19), warga Kampung Nanggewer, Desa Labansari, Kecamatan Cikarang Timur, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di lapangan sepakbola yang terendam banjir, Senin (19/01).

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG TIMUR –  Banjir yang melanda wilayah Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi memakan korban jiwa. Seorang remaja berinisial J (19), warga Kampung Nanggewer, Desa Labansari, Kecamatan Cikarang Timur, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di lapangan sepakbola yang terendam banjir, Senin (19/01).

Berdasarkan keterangan warga setempat, Taryana, insiden ini terjadi saat korban bersama tiga temannya berenang di lokasi banjir dengan kedalaman sekitar dua meter. “Korban sempat berenang sejauh 50 meter dari daratan dan berhenti bergelantungan di tiang gawang, kemungkinan karena kelelahan,” ujar Taryana.

Bacaan Lainnya

Melihat kondisi korban yang melemah, ketiga temannya segera menuju daratan untuk meminta bantuan warga sekitar. Disisi lain proses pencarian korban sempat terkendala karena perahu yang biasa digunakan sedang dipakai untuk mengevakuasi korban banjir lainnya. “Saat ditemukan, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Nadinya tidak teraba, tidak ada napas, wajahnya pucat dan membiru,” jelas Taryana.

BACA: Gawat! Banjir Kabupaten Bekasi Meluas, Rendam 41 Desa di 17 Kecamatan

Sebagai tenaga medis, Taryana sempat memberikan pertolongan pertama berupa resusitasi jantung paru (RJP) dengan kompresi dada selama 10 menit. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Ambulans yang datang ke lokasi kemudian memastikan bahwa korban telah meninggal dunia.

Pihak keluarga korban meminta agar jenazah segera dipulangkan ke rumah duka. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui dapat berenang. Namun, diduga saat kejadian ia dalam kondisi kurang sehat. “Kemungkinan besar karena korban kurang sehat sehingga korban tenggelam,” tambah Taryana.

Diketahui, banjir di wilayah Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi ini disebabkan oleh luapan Sungai Citarum dan Cibe’et. Warga diimbau untuk tetap waspada dan menghindari aktivitas di area banjir demi mencegah insiden serupa terulang kembali.

“Kita imbau masyarakat untuk untuk tetap waspada dan menghindari aktivitas di area banjir demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Camat Kedungwaringin, Maman Badru Zaman. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait