BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelar kompetisi menjinakan api antar perusahaan dalam 2nd Bekasi Fire Fighter Challange Skill Competition, Rabu (07/08). Kompetisi ini digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi ke-74 Kabupaten Bekasi dan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia.
BACA: Kabupaten Bekasi Perkuat Edukasi Petugas K3 Soal Mitigasi dan Penanganan Kebakaran di Pabrik
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bekasi, Adeng Hudaya mengatakan tahun ini merupakan kedua kalinya kompetisi pemadaman api tersebut digelar di Kabupaten Bekasi. Para petugas Damkar serta Unit Keselamatan dan Keselamatan Kerja (K3) perusahaan baik yang ada di dalam dan diluar kawasan industri dituntut menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam mengatasi kebakaran.
“Terdapat 55 tim yang mengikuti kegiatan 2nd Bekasi Fire Fighter Challange Skill Competition ini. Terdiri dari kategori Host Laying 19 tim dan K3 sebanyak 36 tim,” kata Adeng Hudaya.
Menurutnya, masing-masing tim tidak hanya dituntut cepat dalam menangani kebakaran. Namun juga dituntut ketepatan penanganan kebakaran, mulai dari metode, teknik, hingga kerja sama tim yang baik pada saat melakukan pemadaman.
“Selain untuk menjalin silaturahmi antara petugas pemadam kebakaran dan Unit K3 perusahaan baik yang ada di dalam dan diluar kawasan industri, kegiatan ini sekaligus pembinaan dalam rangka meningkatkan kompetensi mereka di tempatnya bekerja,” kata dia.
Adeng berharap melalui kegiatan ini semakin meningkatkan kesadaran untuk membentuk tim penanganan kebakaran di masing-masing instansi, termasuk kesiapan fasilitas pemadam kebakaran. “Sehingga mempercepat penanganan saat terjadi bencana kebakaran,” katanya.
BACA: Waspada, Potensi Kebakaran di Pabrik Cukup Besar
Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan 2nd Bekasi Fire Fighter Challange Skill Competition ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalitas, kemampuan dan keterampilan seluruh petugas Damkar dan Unit K3 perusahaan baik yang ada di dalam dan di luar kawasan industri.
“Selain itu diluar ini kita juga punya kewajiban untuk mengembangkan relawan-relawan pemadam kebakaran di unit-unit lingkungan perumahan maupun perkampungan. Kedepan saya berharap mereka bisa ikut serta berlatih bersama agar memiliki keterampilan yang tidak kalah dengan para petugas pemadam kebakaran di perusahaan-perusahaan maupun di Kabupaten Bekasi,” kata dia. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS