BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Sebanyak 40 persen warga Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) telah meninggalkan daerah untuk mudik ke kampung halaman. Demikian disampikan Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, usai meresmikan Kantor Satuan Pengamanan Objek Vital (Sat Pamobvit) Polres Metro Bekasi di Cikarang Pusat, Selasa (17/03).
Asep mengatakan, meskipun dalam beberapa hari terakhir telah terjadi peningkatan jumlah pemudik, arus mudik masih terpantau ramai lancar. Ia memprediksi bahwa puncak arus mudik akan terjadi pada Selasa malam (17/03) malam hingga Rabu pagi (18/03).
“Sudah ada sekitar 40 persen warga Jadetabek yang mudik. Kemungkinan nanti sore dan besok akan meningkat,” ujar Asep.
BACA: Mulai Ramai, Pemudik Roda Dua Dominasi Jalur Pantura Cikarang
Kapolda juga menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan di sejumlah titik strategis, seperti Terminal Bus Pulogebang, Stasiun Pasar Senen, dan Bandara Soekarno-Hatta. Hingga saat ini, kondisi arus lalu lintas di ruas tol maupun jalan arteri menuju Cikampek masih terpantau lancar.
“Untuk sekarang masih lancar, jadi belum ada rekayasa lalu lintas seperti contraflow atau one way,” jelasnya.
Irjen Asep mengimbau masyarakat yang hendak mudik untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan. Beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain mematikan colokan listrik, memastikan tabung gas dalam kondisi aman, serta mengunci pintu dan jendela.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa jajaran Polres dan Polsek di wilayah hukum Polda Metro Jaya telah diperintahkan untuk meningkatkan patroli keamanan lingkungan bersama unsur masyarakat seperti RT dan RW.
“Tentu warga yang mudik agar cek kembali rumahnya. Untuk kendaraan yang ditinggal mudik, kami telah memerintahkan seluruh Polres dan Polsek untuk menerima penitipan kendaraan,” tambahnya. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
















