SAWAH DIPATOK : Petani di Cikarang Timur bakal kehilangan pekerjaan karena lahan yang digarapnya terancam beralihfungsi karena telah dikuasai oleh perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang property (real estate).
SAWAH DIPATOK : Petani di Cikarang Timur bakal kehilangan pekerjaan karena lahan yang digarapnya terancam beralihfungsi karena telah dikuasai oleh perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang property (real estate).

11 Ribu Hektar Lahan Pertanian di Kabupaten Bekasi Disulap Jadi Industri dan Perumahan

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT  – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pertanian telah mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B) sesuai dengan amanat UU No.41/2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

BACA : Hindari Alih Fungsi Lahan Pertanian, Pemkab Bekasi Ajukan Raperda PLP2B

Dalam Raperda tersebut, Pemkab Bekasi mengajukan 33 ribu dari 44 ribu hektar lahan pertanian yang tersisa di Kabupaten Bekasi. 33 ribu hektar lahan pertanian itu tersebar di 13 dari 23 Kecamatan. Sementara sisanya, 11 ribu hektar akan beralih fungsi menjadi kawasan industri dan pemukiman.

Pengamat pertanian dari Universitas Islam 45 Bekasi, Hamludin, menyayangkan banyaknya lahan pertanian yang beralih fungsi menjadi kawasan bisnis, padahal wilayah Kabupaten Bekasi dikenal sebagai masyarakat agraris.

“Mereka hidup dari hasil sawahnya sendiri. Kalau mereka terus digerus dengan pembangunan, lalu bagaimana dengan penghasilan mereka,” tutur lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini, Selasa (03/07) kemarin.

Menurut Hamludin, alih fungsi lahan memang sulit dikendalikan. Salah satu faktornya adalah lemahnya pengawasan pemerintah, dan besarnya tawaran dari pihak pemilik modal. “Terkadang ada juga pemaksaan agar sawah petani bisa terjual,” ujarnya.

Baca Juga

Ilustrasi

Warga Kabupaten Bekasi Terdampak COVID-19 Dapat Bantuan Pangan Senilai Rp203 Ribu

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Pemerintah Kabupaten Bekasi bakal memberikan bantuan pangan senilai Rp203 ribu untuk …

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja saat menerima secara simbolis bantuan APD berupa surgical gown dari PT. Hogy Indonesia, Jum’at (03/04) | Foto: Humas Pemkab Bekasi

Bupati Harapkan Partisipasi Pelaku Usaha dalam Penanganan COVID-19 di Kabupaten Bekasi

CIKARANG PUSAT – Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengharapkan adanya partisipasi dari para pelaku usaha …