Warga Perumahan PNR Mancing di Tengah Banjir

Warga Perumahan Puri Nirwana Residence di Desa Sukaraya, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi tampak asyik memancing ikan lele yang sengaja ditebar untuk menghibur masyarakat yang terdampak banjir di kawasan tersebut, Senin (19/01).
Warga Perumahan Puri Nirwana Residence di Desa Sukaraya, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi tampak asyik memancing ikan lele yang sengaja ditebar untuk menghibur masyarakat yang terdampak banjir di kawasan tersebut, Senin (19/01).

BERITACIKARANG.COM, KARANG BAHAGIA – Banjir yang melanda kawasan Perumahan Puri Nirwana Residence (PNR) di Desa Sukaraya, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, ternyata tidak sepenuhnya membawa kesan buruk bagi warga. Di tengah genangan air, beberapa warga terlihat memanfaatkan situasi dengan memancing ikan.

Sejumlah warga tampak asyik menangkap ikan lele yang diduga sengaja ditebar untuk menghibur masyarakat yang terdampak banjir.

Bacaan Lainnya

Marhasan, salah seorang warga setempat, membenarkan bahwa ikan tersebut memang sengaja ditebar.

“Iya, ikan sengaja ditebar untuk menghibur masyarakat. Tadi ada yang dapat ikan ukuran dua kilo,” ungkapnya pada Senin (19/01).

BACA: Warga Kepung Kantor Pemasaran Puri Nirwana Residence

Diketahui, banjir mulai menggenangi kawasan Perumahan PNR sejak Minggu (18/01) pagi akibat meluapnya kali sekunder serta buruknya sistem drainase di lingkungan pemukiman tersebut.

Risky (26), warga setempat, menceritakan kronologi banjir yang terjadi.

“Hujannya sudah turun dari Sabtu malam sekitar jam 9. Puncaknya itu pas jam 3 Minggu pagi, deras sampai subuh,” ujarnya.

Menurut Risky, air mulai merendam halaman rumahnya sejak pagi dan terus naik hingga masuk ke dalam rumah pada siang hari.

“Ini sudah semata kaki, terus naik. Kalau di jalan sudah tinggi. Semoga saja cepat surut, biar nggak banjir terus,” harapnya.

Ia mengaku kecewa dengan situasi banjir yang terus berulang setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Penanganan dari pihak pengembang maupun pemerintah daerah dinilai belum memberikan solusi signifikan untuk mengatasi masalah ini.

“Inginnya sih jangan banjir lagi. Tiap hujan deras kami selalu was-was,” keluhnya.

Herman (44) warga lainnya mengatakan banjir telah merendam perabot elekteronik dan memaska sebagian warga mengamankan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi.

“Sistem drainasenya juga enggak mampu kalau air kenceng gini. Sementara dari kali juga lumayan deres. Jadi kalau hujan lama, air pasti naik. Saluran air kecil dan sering tersumbat, jadi meluap ke jalan dan rumah,” kata dia. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait