BERITACIKARANG.COM, SERANG BARU – Keinginan memiliki rumah layak huni melalui program subsidi pemerintah berubah menjadi mimpi buruk bagi Nuriman, warga Perumahan Villa Lestari di Desa Jayasampurna, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Rumah yang baru ditempati sejak tahun 2023 lalu kini dalam kondisi memprihatinkan, dengan bagian sisi rumah amblas hingga menyebabkan permukaan jalan di sekitarnya retak dan terputus.
Nuriman mengungkapkan kekhawatirannya atas kondisi tersebut, terutama saat malam hari dan ketika hujan terus-menerus mengguyur. “Kalau malam sekeluarga was-was, apalagi ditambah hujan terus menerus. Kalau tidur pun tidak nyenyak, takutnya hal-hal tidak diinginkan terjadi, ya takut longsor rumah kita,” kata dia, Rabu (28/01).
Ia mengaku telah mencoba berkomunikasi dengan pihak developer sejak akhir tahun 2025. Namun hingga kini, belum ada langkah konkret yang diambil untuk menyelesaikan masalah tersebut. “Kami sudah kirim surat ke pihak developer, tapi mereka cuma bilang nanti akan disampaikan ke atasan. Sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” ujar Nuriman.
BACA: Hujan Lebat Picu Longsor di Cikarang Selatan, 4 Rumah Terdampak
Nuriman berharap pihak developer bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi, baik dengan memperbaiki tanah yang longsor maupun memberikan solusi lain yang lebih aman. “Harapan saya ada penyelesaian, apakah dibuat tanggul permanen atau kalau tidak ya paling tidak kami direlokasi ke tempat yang lebih aman. Nyawa kan tidak bisa dijamin dengan harga,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak developer Perumahan Villa Lestari, yakni PT Arjuna Ksatria Sejati belum memberikan tanggapan terkait kondisi ini. Warga berharap agar masalah ini segera mendapatkan perhatian serius sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat kondisi tanah yang semakin memburuk. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
















