Masjid Jami’ul Jamaah yang runtuh akibat gempa Lombok 7 SR. Belum lama ini, tim Rumah Infaq bersama dengan Bupati Lombok Utara H. Najmul Ahyar, Perwakilan dari Malaysia, tokoh masyarakat, dan tentunya Ketua Umum Rumah Infaq Ustadz Yusman Dawolo telah elakukan peletakkan batu pertama pembangunan ulang masjid yang berada di Dusun Karang Pansyor, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi NTB | Foto: Rumah Infaq
Masjid Jami’ul Jamaah yang runtuh akibat gempa Lombok 7 SR. Belum lama ini, tim Rumah Infaq bersama dengan Bupati Lombok Utara H. Najmul Ahyar, Perwakilan dari Malaysia, tokoh masyarakat, dan tentunya Ketua Umum Rumah Infaq Ustadz Yusman Dawolo telah elakukan peletakkan batu pertama pembangunan ulang masjid yang berada di Dusun Karang Pansyor, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi NTB | Foto: Rumah Infaq

Rumah Infaq Ajak Masyarakat ‘Berjamaah’ Bangun 100 Mushola di Lombok

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG TIMUR  – Gempa dahsyat yang beberapa kali mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) menimbulkan kerusakan parah. Tidak hanya rumah dan sekolah, sejumlah masjid dan mushola turut roboh akibat gempa tersebut.

Lembaga Infaq Nasional yang berdomisili di Kabupaten Bekasi, yakni Rumah Infaq berinisiatif meluncurkan program ‘Lombok Bersujud’. Program ini  mengajak masyarakat untuk berjamaah atau bergotong royong membangun 100 mushola di Lombok.

“Ini adalah program kami setelah sebelumnya medirikan 100 Dapur Bencana Lombok dan menggalang dana untuk membangun kembali Masjid  Jami’ul Jamaah yang berada di Desa Pemenang Barat Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara,” kata Direktur Program Rumah Infaq, Ustadz Yahyadin Munte saat ditemui di acara Bekasi Islamic Expo 2018 di GOR Komplek Stadion Wibawa Mukti, Selasa (11/09).

Ia menjelaskan program ‘Lombok Bersujud’ dengan membangun 100 mushola digulirkan karena saat ini belum ada sarana ibadah yang memadai untuk digunakan masyarakat ketika beribadah pasca gempa yang terjadi di wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

“Pembangunan mushola ini lebih singkat dan membutuhkan biaya yang lebih murah dibandingkan  dengan masjid.  Pembangunannya kami targetkan 3 sampai 5 hari selesai dengan biaya sebesar Rp. 21 juta per unitnya. Jika masjid-masjid sudah kembali berdiri, maka mushola ini nantinya bisa alih fungsikan oleh masyarakat sebagai majlis taklim atau Taman Pendidikan Al Qur’an,” ungkapnya.

Direktur Fundrising Rumah Infaq, Sri Mulyaningsih mengatakan masyarakat yang ingin berpartisipasi dengan memberikan donasinya untuk membangun 100 mushola ini bisa datang langsung ke Rumah Infaq yang berada di Perum Metland, Jl. Biduri Raya Blok G1 No 23 Kelurahan Cibuntu Kecamatan Cibitung atau dengan  menghubungi telfon di  (021) 2213-7777 dan whatsapp di 0812-9599-9191.

“Untuk memberikan kemudahan dalam berinfaq atau berdonasi, kami juga telah membuat aplikasi infaq online melalui aplikasi telegram yang bisa di download di app playstore. Jadi dengan aplikasi ini, donatur nantinya bisa melihat riwayat, jumlah dan total semua infaq dengan mudah dari handphone,” kata Sri.

Selain donasi dalam bentuk uang, ia mengatakan Rumah Infaq juga menerima bantuan lainnya untuk disalurkan kepada korban gempa Lombok seperti makanan, pakaian layak pakai, selimut, dll.  (BC)