Polisi Selidiki Kasus ‘Begal Payudara’ di Cikarang Barat

Aparat kepolisian tengah menyelidiki kasus dugaan pelecehan terhadap seorang perempuan yang terjadi di Jalan Nona Merah RT 005/RW 004, Kelurahan Telaga Asih, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Kejadian tersebut dilaporkan terjadi pada Selasa, 10 Februari 2026.
Aparat kepolisian tengah menyelidiki kasus dugaan pelecehan terhadap seorang perempuan yang terjadi di Jalan Nona Merah RT 005/RW 004, Kelurahan Telaga Asih, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Kejadian tersebut dilaporkan terjadi pada Selasa, 10 Februari 2026.

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG BARAT – Aparat kepolisian tengah menyelidiki kasus dugaan pelecehan terhadap seorang perempuan yang terjadi di Jalan Nona Merah RT 005/RW 004, Kelurahan Telaga Asih, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Kejadian tersebut dilaporkan terjadi pada Selasa, 10 Februari 2026.

Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat, AKP Engkus Kusnadi, menyatakan hingga saat ini pihak kepolisian belum menerima laporan resmi dari korban. Meski demikian, langkah penyelidikan telah dilakukan dengan meninjau lokasi kejadian.

Bacaan Lainnya

“Piket reskrim sudah ke TKP dan melakukan pengecekan. Namun, kami masih mencari informasi mengenai identitas korban pelecehan tersebut. Sampai sekarang belum ada laporan resmi, dan saya masih berkoordinasi dengan Pak RT,” ujar Engkus Kusnadi.

BACA: Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Bekasi Terus Meningkat

Selain mencari korban, polisi juga berupaya memburu pelaku yang diduga menggunakan sepeda motor Honda PCX. Namun, identifikasi plat nomor kendaraan pelaku terkendala karena tidak terlihat jelas dalam rekaman CCTV.

“Pelaku menggunakan motor PCX, kalau tidak salah. Sayangnya, plat nomor kendaraan tidak terpantau pada rekaman CCTV,” tambahnya.

Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, kejadian bermula saat korban yang mengenakan jilbab, kaos panjang, dan celana panjang hitam tengah berjalan di gang sempit. Pelaku yang mengendarai motor mendekati korban dari arah belakang. Saat berada di samping korban, pelaku langsung menyentuh bagian dada korban dengan tangan kirinya, lalu melarikan diri.

Warga setempat, Asip Awaludin (38), mengungkapkan bahwa kasus pelecehan serupa bukanlah hal baru di wilayah tersebut. Namun, baru kali ini aksi pelaku terekam jelas oleh kamera.

“Sebetulnya kejadian seperti itu sudah sering terjadi. Tapi yang terekam video baru kali ini. Biasanya kejadiannya agak di depan gang sana. Modusnya bermacam-macam, ada yang begal payudara, ada juga yang menunjukkan alat kelamin,” kata Asip.

Menurut Asip, mayoritas korban adalah perempuan yang melintas sendirian di jalanan sepi, terutama pada waktu Subuh. Ia mengaku kejadian tersebut sangat meresahkan masyarakat sekitar.

“Sudah sangat meresahkan. Penghuni kontrakan kalau tahu daerah ini tidak aman, banyak yang memilih pindah. Otomatis warung-warung kecil seperti saya juga kena dampaknya, jadi sepi,” keluhnya. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait