BERITACIKARANG.COM, SETU – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Cikahuripan terus berupaya untuk mendukung ketahanan pangan di Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu. Salah satu unit usaha yang tengah dikembangkan adalah program penggemukan sapi, yang juga bertujuan memenuhi kebutuhan masyarakat akan hewan kurban menjelang Idul Adha.
Ketua Ternak Bumdes Cikahuripan, Karma, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya telah mempersiapkan sebanyak 17 ekor sapi dari berbagai jenis, seperti limosin, marlboro, PO (Peranakan Ongol), Pegon, hingga Gama. Sapi tersebut ditawarkan dengan harga mulai dari Rp20juta hingga Rp45 juta, tergantung pada jenis dan bobotnya yang berkisar antara 300 kg hingga 780 kg.
“Sapi-sapi ini dipersiapkan khusus untuk momen Idul Adha. Proses penggemukan dilakukan dengan teliti sejak usia kurang lebih 1 tahun, dan dirawat selama 10 bulan hingga siap dijual,” ujar Karma, Rabu (11/02).
BACA: RPH Jatimulya Layani Pemotongan 30 Ekor Sapi per Hari Saat Idul Adha
Dalam proses penggemukan, Bumdes Cikahuripan menerapkan metode perawatan intensif untuk memastikan kualitas ternak. Sapi-sapi tersebut diberikan pakan berkualitas seperti combotan, ampas tahu, konsentrat, serat kasar, serta tambahan vitamin dan obat cacing guna menjaga kesehatan ternak.
Selain itu, kebersihan kandang menjadi prioritas dengan pembersihan rutin setiap hari untuk menghilangkan kotoran, sisa pakan, dan air kotor yang berpotensi menjadi tempat berkembangnya bakteri dan parasit.
“Perawatan sapi dilakukan secara profesional demi menjaga kualitas ternak sekaligus mendukung ketahanan pangan di desa. Kami juga memastikan kandang dalam kondisi bersih setiap harinya,” tambah Karma.
Tak hanya fokus pada aspek teknis, Bumdes Cikahuripan juga melibatkan sumber daya manusia lokal dalam pengelolaan usaha ini. Langkah tersebut diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru bagi warga desa, sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat setempat. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
















