BERITACIKARANG.COM, CIBITUNG – Seorang wanita paruh baya berinisial E (60), yang diketahui berprofesi sebagai pengusaha tenda, ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Kampung Utan Salak, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, pada Kamis (09/04). Jasad korban pertama kali ditemukan oleh pegawai korban dan warga sekitar yang merasa curiga karena tidak ada respons dari dalam rumah.
Ketua RW setempat, Aming (55), menjelaskan awalnya pintu rumah korban terkunci dari dalam. Setelah didobrak, korban ditemukan tergeletak di ruang tengah dengan kondisi mengenaskan. “Awalnya nggak ada orang, pas dibuka kondisi sudah terkapar di ruang tengah. Saya lihat luka di bagian kepala. Kurang jelas juga luka bacok atau apa,” kata dia.
BACA: ABG Perempuan di Cibitung Ditemukan Tewas dengan Luka Sayat, Diduga Korban Pembunuhan
Adik ipar korban, Rahman (47), menjelaskan bahwa pegawai korban sempat menghubungi anak korban sebelum pintu rumah didobrak. “Pintu tertutup dari dalam, terus dia (pegawai korban) telepon anaknya. Akhirnya digedor pintunya, terus didobrak ternyata udah banyak darah,” ungkap Rahman.
Rahman juga menambahkan bahwa korban selama ini tinggal seorang diri meskipun anak-anaknya tinggal tidak jauh dari rumah tersebut. Korban dikenal sebagai sosok yang cenderung tertutup dan tidak ingin diganggu. “Sendiri (tinggalnya), dia itu nggak mau diganggu sama yang lain,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban. Beberapa barang di dalam rumah telah diamankan sebagai barang bukti. Polisi juga terus mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi untuk membantu proses penyelidikan lebih lanjut. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

















