Nelayan di desa Pantai Bakti yang terdampak kebocoran minyak dan gas Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) saat membersihkan tumpahan minyak di pesisir Pantai Muara Bungin, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Rabu (24/07).
Nelayan di desa Pantai Bakti yang terdampak kebocoran minyak dan gas Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) saat membersihkan tumpahan minyak di pesisir Pantai Muara Bungin, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Rabu (24/07).

Pantai Muara Bungin dan Pantai Beting Tercecer Tumpahan Minyak Pertamina

BERITACIKARANG.COM, MUARAEMBONG – Pesisir utara Kabupaten Bekasi, tepatnya Pantai Muara Bungin dan Pantai Beting di Kecamatan Muaragembong terdampak kebocoran minyak dan gas di sekitar anjungan Lepas Pantai YYA-1 area Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) di perairan Karawang.

Camat Muara Gembong, Junaefi membenarkan peristiwa itu. Ia menuturkan hasil dari informasi warga, tumpahan minyak mulai memasuki wilayahnya pada Minggu (21/07) lalu. “Saya mendapat informasi dari warga pada hari Minggu sekitar jam 5 sore, ada tumpahan minyak di bibir pantai,” ujar Junaefi, Rabu (24/07).

Pihaknya pun sudah meminta para petambak yang berada disisi pantai, untuk menutup saluran yang terhubung ke laut agar tumpahan minyak tidak merambah ke tambaknya. “Kita langsung minta ke petambak untuk tutup saluran ke lautnya, takutnya ikan dan udang para petambak ikut mati akibat tumpahan minyak tersebut,” ungkapnya.

Sementara Kepala Kepolisian Sektor Muaragembong, AKP. Syaiful Anwar mengatakan unsur Muspika Muaragembong telah melakukan pertemuan dengan Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) untuk membahas tentang tindak lanjut penanganan pencemaran minyak tersebut pada Selasa (23/07) kemarin.