Padahal Pakai PJU Tenaga Surya, Tapi Kok Tiap Tahun Pemkab Gelontorkan Rp 40 Miliar Ke PLN?

GELAP GULITA : Jl. Raya Inspeksi Kalimalang dari jembatan Tegal Gede – Tegal Danas – Pasir Tanjung tanpa adanya lampu PJU.
GELAP GULITA : Jl. Raya Inspeksi Kalimalang dari jembatan Tegal Gede – Tegal Danas – Pasir Tanjung tanpa adanya lampu PJU.

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT  – Masyarakat Kabupaten Bekasi terus mengeluhkan banyaknya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang mati. Padahal Pemkab Bekasi sudah menggunakan PJU tenaga surya dan menggelontorkan biaya hingga puluhan miliar setiap tahunnya ke Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk membayarkan tagihan listrik PJU.

Kepala Seksi (Kasie) PJU di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Kabupaten Bekasi, Jonder mengakui PJU tenaga surya yang sudah diterapkan pihaknya di sejumlah wilayah dirasa masih belum efektif. Pasalnya, perawatannya lebih susah dibandingkan PJU konvensional.

Bacaan Lainnya

“Tenaga surya lebih susah perawatanya”katanya, Kamis (05/07).

Selain itu, sambungnya, PJU tenaga surya itu juga banyak yang mati karena accu yang menjadi sumber energinya kerap hilang karena dicuri oleh orang tak bertanggung jawab.

“Yang sering hilang untuk PJU tenaga surya itu accu-nya karena harganya mahal Rp. 2 juta,” ungkapnya.

Padahal, kata Jonder, PJU tenaga surya itu digunakan sebagai salah satu upaya untuk menekan tagihan listrik PJU yang besar setiap tahunnya. Tingginya pembayaran PJU sendiri dikarenakan penghitungan pemakaian listrik PJU yang ada di kabupaten bekasi masih ada yang menggunakan bayar perjam dan belum memakai sistem meterisasi.

“Anggaran tahun 2018 untuk pembayaran PJU masih sama seperti tahun kemarin, sebesar Rp 40 milyar,” kata dia.

Pihaknya mengaku akan terus berupaya untuk meminimalisir tagihan listrik dengan berbagai cara mulai dengan memeterisasi semua PJU dan melakukan pengembangan PJU tenaga surya yang lebih baik lagi.

“Kami akan terus berupaya bagaimana Kabupaten Bekasi ini bisa terang tapi ringan tagihan listriknya,” tutupnya. (BC)

Pos terkait