Mengintip Aktivitas Anak-Anak Kabupaten Bekasi di Barak Militer, Apa Saja yang Diajarkan?

Selama LDKS, Puluhan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari berbagai sekolah di Kabupaten Bekasi menjalani berbagai aktivitas yang dirancang untuk membentuk karakter dan kedisiplinan di Batalyon Infanteri 202/Tajimalela.
Selama LDKS, Puluhan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari berbagai sekolah di Kabupaten Bekasi menjalani berbagai aktivitas yang dirancang untuk membentuk karakter dan kedisiplinan di Batalyon Infanteri 202/Tajimalela.

BERITACIKARANG.COM, TAMBUN SELATAN – Puluhan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari berbagai sekolah di Kabupaten Bekasi  mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang digelar di Batalyon Infanteri 202/Tajimalela. Program ini berlangsung sejak tanggal 17 hingga 22 November mendatang.

Selama LDKS, para peserta menjalani berbagai aktivitas yang dirancang untuk membentuk karakter dan kedisiplinan. Kegiatan harian dimulai dengan bangun pagi, ibadah, olahraga, hingga menikmati makanan sehat dan bergizi. Seluruh rangkaian kegiatan ini disusun berdasarkan konsep “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” yang saat ini tengah digalakkan oleh pemerintah

Bacaan Lainnya

“Setiap hari, mereka akan memulai dengan bangun pagi, dilanjutkan dengan ibadah, olahraga, sarapan, dan berbagai kegiatan pembiasaan lainnya. Semua ini merupakan bagian dari pembentukan karakter. Kami berharap para siswa dapat menjalani semua aktivitas dengan baik,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman.

Selain pembiasaan rutin, para siswa juga mendapatkan pelatihan kedisiplinan yang khas dari lingkungan militer. Hal ini diharapkan dapat membentuk sikap tanggung jawab dan kemandirian mereka. Imam menambahkan bahwa tujuan utama dari program ini adalah agar siswa dapat membawa perubahan positif ke sekolah masing-masing setelah kegiatan selesai.

BACA: 60 Siswa SMP ‘Bader’ di Kabupaten Bekasi Dikirim ke Barak Militer

“Kami berharap setelah selesai mengikuti LDKS ini, mereka dapat membawa energi positif ke lingkungan sekolah. Mereka diharapkan menjadi teladan bagi teman-temannya serta mampu menularkan kebiasaan baik yang telah diperoleh selama pelatihan,” tambahnya.

Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang menyampaikan apresiasinya terhadap program ini. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menyalurkan energi dan adrenalin para siswa ke arah yang positif, terutama dalam semangat belajar. “Ini semua anak-anak petarung. Makanya saya berterima kasih kepada Komandan Yonif yang sudah menerima dan melatih anak-anak kami,” ungkapnya.

Kepada para orang tua siswa, Ade memberikan pesan agar mendukung sepenuhnya program yang telah dirancang oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi. “Percayakan saja kepada program Pemerintah Kabupaten Bekasi. Di sini bapak-bapak tentara ini sayang, mereka melatih dengan sukarela. Tentara ini mendedikasikan dirinya untuk membentuk karakter anak-anak kita menjadi pejuang, menjadi petarung yang nanti bermanfaat bagi bangsa dan negara,” tandasnya. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait