Ilustrasi
Ilustrasi

Mayat Bayi Ditemukan di Tumpukan Sampah di Tegal Danas

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT  – Sesosok mayat bayi ditemukan diantara tumpukan sampah di Kp. Tegal Danas RT 001/05 Desa Hegarmukti Kecamatan Cikarang Pusat pada Minggu (15/07) malam.

Mayat bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Bapak Sanam (56) saat hendak membakar sampah sekitar pukul 20.30 WIB.

“Kejadiannya sih pas mertua saya lagi mau bakar sampah. Pas mau bakar sampah, pas dikorek ada wujud kayak bayi tergeletak,” kata Riki (31) salah seorang warga setempat, Senin (16/07).

Saat itu, sambungnya, Bapak Sanam berteriak dan memanggil dirinya. “Saya dateng pas saya senter pake handphone ternyata bayi dan udah nggak bernyawa, jadi langsung lapor RT setempat sama polisi,” ungkapnya.

Saat ditemukan, mayat bayi belum berbau dan diduga masih baru dibuang ke tumpukan sampah. “Nggak bau, masih baru kayaknya itu karena magrib orang di kontrakan juga masih banyak yang buang sampah ke situ dan nggak ada (mayat bayi-red) katanya,”  ungkap Riki.

Kanit Reskrim Polsek Cikarang Pusat, Ipda Bibilim saat dikonfirmasi membenarkan hal itu. Ia mengatakan hingga kini petugas kepolisian masih melakukan proses lidik guna mengetahui orang tua si bayi ataupun pihak lain yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

“Ini saya lagi lidik, Kang,” singkatnya. (BC)

Baca Juga

Bapak Nalan saat menyiram jalanan untuk menghindari serangan debu di ruas Jl. Insoeksi Kalimalang persimpangan Tegal Danas, Rabu (19/09) pagi.

Warga Cikarang Pusat Siram Jalan yang Berdebu

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT  – Persoalan jalan terus mengantui masyarakat Kabupaten Bekasi. Belumlah jalan mulus dinikmati, …

Kapolsek Cikarang Pusat, AKP Somantri dan Kanit Reskrim Polsek Cikarang Pusat, Iptu Bibilim menunjukan barang bukti yang digunakan tersangka DF untuk membunuh bayinya, Senin (23/07).

Ibu Muda di Tegal Danas Ini Tega Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Cara Sadis

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Seorang ibu muda berinisial DF (20) tega membunuh bayinya usai melahirkan …

error: