Masyarakat Bojongmangu Diminta Pertahankan Nilai Kearifan Lokal

Pj Bupati Dani Ramdan memainkan musik tradisional angklung bersama para ketua RT /RW di acara Sosialisasi Lomba Kampung Bersih di Kecamatan Bojongmangu.
Pj Bupati Dani Ramdan memainkan musik tradisional angklung bersama para ketua RT /RW di acara Sosialisasi Lomba Kampung Bersih di Kecamatan Bojongmangu.

BERITACIKARANG.COM, BOJONGMANGU – Penjabat (Pj) Bupati Bekasi Dani Ramdan mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Bojongmangu untuk menjaga dan mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal.

Hal tersebut disampaikan saat acara sosialisasi Lomba Kampung Bersih ‘Makin Berani Maju dan Beprestasi’ di Bumi Perkemahan Karang Kitri, Desa Karangmulya, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Senin (22/07).

Bacaan Lainnya

BACA: Warga Sulap Bambu Jadi Kerajinan Bernilai Ekonomis

Dani Ramdan mengajak seluruh RT/RW dan masyarakat wilayah setenpat untuk ikut berpartisipasi dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-74 dan HUT RI ke-79 tahun 2024.

“Melalui Lomba Kampung Bersih, kita hidupkan kembali budaya gotong-royong untuk membersihkan lingkungan dan mengolah sampah, agar lingkungan kita bersih, sehat dan asri,” kata Dani Ramdan.

Selain itu, Dani Ramdan juga menyampaikan, keberadaan Gerbang Tol Japek II Selatan di wilayah ini kedepannya tentu akan membuat banyak masyarakat dari luar daerah berdatangan.

Namun meskipun nanti banyak pendatang, Dani meminta, warga Bojongmangu harus bisa menjaga dan mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal.

“Ketika ada budaya luar yang masuk, kita ambil yang bagusnya, kita padukan dengan budaya kita. Yang pasti, masyarakat Bojongmangu jangan sampai jadi tamu di rumah sendiri,” tegasnya.

Kemudian, Dani juga mengajak masyarakat yang mayoritas berkultur sunda agar bisa mengenalkan budaya Sunda pada generasi muda.

“Kita harus bisa mengajarkan kepada anak cucu kita agar nanti budaya Sunda yang ada di wilayah Bojongmangu tidak punah oleh jaman,” tandasnya. (RIZ)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait