BERITACIKARANG.COM, PEBAYURAN – Pj. Bupati Bekasi Dani Ramdan meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan sebagian Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Pebayuran beberapa waktu lalu.
Dalam wawancaranya, Dani mengatakan akan berupaya dan bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, terkait hal-hal apa saja yang diperlukan dan untuk penanganan cepatnya, karena kewenangan berada di Pemerintah Provinsi.
“Saya akan kembali berkomunikasi dengan Disdik Provinsi, untuk penanganan cepat karena ruang belajar yang terbakar tidak bisa digunakan dan pasti akan mengganggu proses belajar mengajar,” ujarnya.
Untuk diketahui, penyebab kebakaran dikarenakan korsleting listrik arus pendek, yang kemudian menjalar ke bangunan kelas. Terlebih, dalam ruangan koperasi terdapat banyak bahan yang mudah terbakar, sehingga bisa membuat api dengan cepat merambat ke ruang kelas. Api menghanguskan 4 ruang belajar, 1 ruang kesenian, dan 1 ruang koperasi.
Tidak ada korban dalam kejadian tersebut, namun banyak sarana dan prasarana sekolah yang mengalami kerusakan, seperti peralatan kesenian dan unsur bangunan.
Menurut informasi, proses belajar mengajar dilakukan di kelas darurat sementara sambil menunggu perbaikan kelas tersebut. Kelas yang di relokasi sementara yakni kelas X IPS 2 ke Ruang Perpustakaan, kelas X IPS 3 ke Laboratorium Kimia, kelas X IPS 4 dan X IPS 5 direlokasi ke Masjid Arrahmah SMAN 1 Pebayuran. (riz)