Kafe Bukit Hyundai Dibangun Lagi, Warga Was-was!

Kafe Bukit Hyundai yang sebelumnya ambruk akibat angin kencang beberapa waktu lalu mulai kembali dibangun. Warga sekitar was-was lantaran material yang digunakan dinilai masih kurang kokoh dan berpotensi membahayakan keselamatan.
Kafe Bukit Hyundai yang sebelumnya ambruk akibat angin kencang beberapa waktu lalu mulai kembali dibangun. Warga sekitar was-was lantaran material yang digunakan dinilai masih kurang kokoh dan berpotensi membahayakan keselamatan.

BERITACIKARANG.COM, BOJONGMANGU – Pembangunan ulang Kafe Bukit Hyundai yang sebelumnya ambruk akibat angin kencang beberapa waktu lalu menuai kekhawatiran dari warga sekitar. Pasalnya, material yang digunakan dalam pembangunan dinilai masih kurang kokoh dan berpotensi membahayakan keselamatan.

Beberapa warga yang terdampak langsung saat insiden ambruknya kafe tersebut mengungkapkan rasa trauma dan ketidaknyamanan mereka. Ayo Sunaryo, salah satu warga yang rumahnya rusak akibat tertimpa reruntuhan, mengungkapkan kekhawatirannya.

Bacaan Lainnya

“Waktu kejadian, rumah saya kena timpa reruntuhan. Jelas saja saya trauma. Sekarang bangunannya dibangun lagi dengan kondisi yang menurut saya sama seperti dulu, asal-asalan. Kami takut kejadian serupa terulang,” ujarnya, Jum’at (28/11).

Hal serupa disampaikan oleh Mamah Sindy, warga lainnya yang juga merasa was-was dengan pembangunan ulang kafe tersebut.  “Kafe Bukit Hyundai mau dibangun kembali, padahal dari kejadian kemarin saja masih ada perasaan takut dan trauma,” kata dia.

BACA: Atap Baja Kafe Terbang Diterjang Angin Kencang, Timpa Rumah Warga di Bukit Hyundai

Warga berharap pihak terkait dapat memastikan bahwa pembangunan kafe dilakukan dengan standar keamanan yang memadai untuk mencegah terulangnya insiden serupa di waktu yang akan datang.

Sebelumnya, hujan disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, pada Senin (10/11) sore. Akibat kejadian ini, atap baja ringan milik sebuah kafe di kawasan Bukit Hyundai terbang dan menimpa sejumlah bangunan milik warga.

“Hasil data sementara didapati satu rumah yang dihuni 1 kepala keluarga (KK) rusak bagian atas (asbes pecah) karena tertimpa atap baja ringan  dan terdapat bangunan kontrakan yang dihuni sebanyak 3 KK mengalami kerusakan pada bagian atap,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis, Selasa (11/11).

Selain itu, sejumlah kendaraan milik pengunjung dan pedagang juga ikut tertimpa, satu tiang listrik beton ambruk menyebabkan aliran listrik padam, serta akses Jalan Raya Sukabungah tertutup total.

“Pasca kejadian, tim gabungan dari BPBD Kabupaten Bekasi, PLN, Polsek Bojongmangu, Kecamatan Bojongmangu, Pemerintah Desa Sukamukti, Babinsa, Bimaspol, serta warga sekitar segera melakukan penanganan darurat di lokasi,” ungkapnya.

Warga bersama petugas melakukan pembersihan dan penarikan baja ringan yang menutupi jalan menggunakan mobil crane. Petugas PLN juga langsung melakukan penataan ulang kabel serta pemasangan tiang listrik beton baru agar suplai listrik bisa segera normal.

“Hasil koordinasi dengan pihak kecamatan dan desa, diketahui jika bangunan kafe tersebut sudah beberapa kali disurati (diberikan teguran) dikarenakan bangunan yang ada tidak memenuhi ketentuan bangunan,” ungkapnya.

BPBD Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.  “Kami minta warga berhati-hati, terutama di daerah perbukitan dan wilayah terbuka yang rawan diterjang angin kencang,” pungkas Muchlis. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait