Imbas Larangan Mudik, Tren Belanja Lebaran di Pasar Tradisional Meningkat

BERITACIKARANG.COM, TAMBUN SELATAN  –  Keputusan pemerintah yang melarang adanya mudik menjelang hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah memperangaruhi tren transaksi pembelian di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bekasi. Masyarakat mengunjungi pasar tradisional untuk membeli berbagai kebutuhan lebaran, seperti kue dan pakaian.

Camat Tambun Selatan, Junaefi mengakui adanya peningkatakan pengunjung di Pasar Tambun. Menurutnya, tren ini terjadi sejak satu pekan lalu dan diyakini akan terus meningkat sebelum Idul Fitri. Selain itu, dirinya pun telah meminta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Tambun agar meningkatkan pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan (Prokes).

Bacaan Lainnya

“Kami sudah imbau langsung, dan menyampaikan pada pihak UPTD Pasar Tambun agar para pedagang dan pembeli tetap menjaga prokes,” ujarnya, Senin (10/05).

Sementara itu Camat Cibarusah, Kurnaefi mengatakan, kondisi serupa terjadi di pasar tradisional Cibarusah. Kendati demikian, peningkatan pengunjung ini sudah menjadi perhatian pihaknya sejak awal ramadhan.

“Ini jadi perhatian kita menjelang lebaran. Kita sudah koordinasi ke UPTD Pasar Cibarusah agar prokes tetap dijalankan dan selalu berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Kepala Dinas Pedagangan Kabupaten Bekasi, Muchlis berharap lebaran menjadi momentum untuk memulihkan perekonomian pedagang di masa pandemi, tapi masyarakat diminta tidak mengabaikan prokes.

“Harapan masyarakat berkunjung ke pasar tapi harus mematuhi protokol kesehatan. Kami harap (lebaran-red) bisa memulihkan ekonomi tapi tetap menjalankan protokol kesehatan” kata dia. (BC)

Pos terkait