Dishub Kabupaten Bekasi Tutup 85 Persimpangan dan U Turn di Jalur Pantura

Sejumlah pengendara sepeda motor dan truk nekat naik trotoar karena tidak ingin memutar di tempat yang lebih jauh di di Jl. Urip Sumiharjo, Cikarang Utara.
Sejumlah pengendara sepeda motor dan truk nekat naik trotoar karena tidak ingin memutar di tempat yang lebih jauh di di Jl. Urip Sumiharjo, Cikarang Utara.

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG UTARA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi mencatat ada 85 persimpangan yang tersebar baik di jalur utama pantura maupun alternatif Kalimalang. Persimpangan tersebut mulai dari putaran arah (U-turn), bunderan hingga jalan tikus yang bermuara ke pantura.

Persimpangan itu diprediksi bakal menghambat arus mudik karena kerap terjadi penumpukan kendaraan. Selain itu, dikhawatirkan persimpangan dapat membahayakan pemudik yang tengah melaju pada kecepatan tinggi. Kepala Dishub Kabupaten Bekasi, Suhup mengatakan, pihaknya sudah menutup seluruh persimpangan.

Bacaan Lainnya

“Kami sudah lakukan penutupan seluruhnya. Karena ini yang membahayakan dan dapat mengganggu konsentrasi pengemudi, apalagi yang dalam kecepatan tinggi. Kami sudah tutup dan menempatkan petugas. Ada 95 petugas yang kami tempat untuk berjaga,” kata Suhup, Jumat, (01/07).

Kebijakan yang diambil untuk mengurangi kemacetan itu nyatanya membuat para pengendara motor nekat naik trotoar karena tidak ingin memutar di tempat yang lebih jauh.

Salah seorang pengendara, Riski (33) mengatakan dirinya hanya ikut-ikutan karena ada banyak sepeda motor yang putar balik di tempat tersebut dengan cara naik ke trotoar.

“Daripada harus muter jauh ke depan, ya mending muter di sini. Lagipula saya juga ikut-ikutan karena yang lain pada muter balik di sini,” katanya singkat saat ditemui di Jl. Urip Sumiharjo, Cikarang Utara.

Berdasarkan pantauan BERITACIKARANG.COM, dari Jum’at pagi hingga sore, kepadatan kendaraan dari arah Jakarta terus meningkat. Kendaraan masih didominasi kendaraan roda dua, diperkirakan kepolisian puncak arus mudik terjadi hari ini hingga 2 hari ke depan. (DB)

Pos terkait