Kepala Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) Cabang Kabupaten Bekasi, Nyumarno saat memberikan arahan di acara Training Of Trainer (TOT) yang diikuti 522 orang pelatih saksi koordinator desa dan kecamatan se-Kabupaten Bekasi, Minggu (17/03)
Kepala Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) Cabang Kabupaten Bekasi, Nyumarno saat memberikan arahan di acara Training Of Trainer (TOT) yang diikuti 522 orang pelatih saksi koordinator desa dan kecamatan se-Kabupaten Bekasi, Minggu (17/03)

Amankan Suara, PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi Latih 522 Pelatih Saksi

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG UTARA – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi menggelar acara Training Of Trainer (TOT) yang diikuti 522 orang pelatih saksi koordinator desa dan kecamatan se-Kabupaten Bekasi, Minggu (17/03). Kegiatan ini merupakan bagian dari pengamanan suara PDI Perjuangan di tiap-tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilu mendatang.

BACA: PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi Siapkan Rp. 4,3 M Untuk Saksi

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, TB Hasanuddin mengatakan, PDI Perjuangan membutuhkan 522 saksi untuk Pemilu 2019. Sehingga kebutuhan tersebut harus dipersiapkan jauh-jauh hari guna mengamankan pelaksanaan Pemilu di bulan april mendatang.

“Untuk di Jawa Barat ini ada 138050 TPS, sehingga kami membutuhkan paling tidak satu TPS 2 orang. Untuk mempersiapkannya, mereka kami terus latih. Ini juga dalam rangka pengamanan suara karena berdasarkan survei caleg dan capres PDIP di Kabupaten Bekasi unggul,” kata TB Hasanuddin.

Dia menambahkan, dalam pelatihan training of trainer (TOT) itu saksi untuk kordinator kecamatan dan kelurahan nantinya mereka akan melakukan TOT pada gelombang berikutnya di wilayah masing-masing.

“Pesan saya, jadilah pelatih yang mengacu kepada ketentuan-ketentuan peraturan KPU dan para saksi melaksanakan tugasnya sebagai saksi dengan baik dan benar,” katanya.

Mengenai perolehan suara, pihaknya menargetkan untuk Pileg di Jabar bisa memperoleh 27% suara. Sedangkan, untuk Pilpres ditargetkan sebanyak 60% suara. Dari hasil survei, sejauh ini PDIP unggul dengan perolehan 23% di Pileg. Sedangkan, untuk Pilpres perolehannya berbeda sekitar 6%.

“Sekali lagi jangan terlena survei. Kita harus tetap militan dan meraih kemenangan untuk caleg dan capres-cawapres Pak Jokowi-Ma’ruf yang kami usung,” pungkas TB Hasanudin.

Sementara, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Soleman dalam sambutannya menyampaikan target 15 kursi di DPRD dihadapan ratusan kader. Dirinya berharap agar seluruh pengurus DPC Partai, Fraksi, Caleg, PAC, Ranting, Anak Ranting dan seluruh kader agar bekerja maksimal untuk mencapai target ini.

Ditempat yang sama KepalaBadan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) Cabang Kabupaten Bekasi, Nyumarno menuturkan, para saksi yang dilatih dalam TOT tersebut akan kembali melatih sebanyak 7.948 saksi di TPS dengan supervisi BSPN Cabang dan BSPN Pusat.

Diluar itu, dirinya juga mengungkapkan bahwa saksi PDI Perjuangan telah mempersiapkan sebanyak 15.896 saksi, yang akan ditempatkan sebagai saksi Pileg dan Pilpres.

“Setiap 10 TPS per Saksi, masih kita buat 1 Koordinator Saksi, kemudian 1 Koordinator Desa, 3 Koordinator Kecamatan, dan 3 Saksi di KPUD. Saksi kita lebih siap dari parpol lain, kita bekali pelatihan dan buku saku saksi,” bebernya.

“Tugas saksi kita adalah mengawal dan mengamankan suara. Dengan banyaknya saksi ini, kita antisipasi segala bentuk kecurangan di TPS, bahkan sampai penghitungan di KPU,” kata Nyumarno. (BC)

Baca Juga

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno

Soal Penonaktifan dan Pengalihan Ratusan Ribu Peserta PBI APBN Ke APBD, Ini Kata Legislator Kabupaten Bekasi

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT  – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Kesehatan berencana untuk mengalihkan 102.396 peserta …

Laga antara Persipo versus Persikasi di Stadion Mulawarman Purwakarta, Kamis (22/08) sore.

Bertandang ke Markas Persipo Purwakarta, Persikasi ditahan Imbang 1-1

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT  – Persikasi dipaksa bermain imbang 1-1 saat melawat ke markas Persipo pada …