Ratusan warga mulai berdatangan dan memadati halaman Kantor KPU Kabupaten Bekasi untuk melipat surat suara, Kamis (07/06) pagi.
Ratusan warga mulai berdatangan dan memadati halaman Kantor KPU Kabupaten Bekasi untuk melipat surat suara, Kamis (07/06) pagi.

Libatkan 520 Warga, KPU Kabupaten Bekasi Mulai Sortir dan Lipat Surat Suara Pilgub Jabar

BERITACIKARANG.COM, KEDUNGWARINGIN  – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi pada hari ini Kamis (07/06), mulai menyortir dan melipat surat suara untuk pemilihan umum Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar.

“Jumlah surat suara dalam Pilgub Jabar untuk Kabupaten Bekasi berjumlah 1.893.524 surat suara, ini sudah termasuk 2.5 persen dari DPT per Tempat Pemungutan Suara (TPS),” kata Komisioner KPU Kabupaten Bekasi, Zaki Hilmi.

Pelipatan surat suara, kata dia, dikerjakan oleh 520 warga sekitar dan ditargetkan akan selesai dalam waktu lima hari. “Kemarin kita sudah buka pendaftaran dan yang memenuhi syarat itu 520 orang. Nanti kita bagi jadi dua shift,” ucapnya.

Untuk honor yang diberikan kepada para pekerja, dihitung persurat suara. “Honor untuk proses lipatnya Rp. 100/surat suara belum dipotong pajak,” kata dia.

Berkaca dari Pemilu sebelumnya, satu orang bisa memperoleh honor hingga Rp. 2 juta. “Jadi tergantung keterampilan masing-masing. Waktu itu selama delapan hari, satu orang bisa melipat 20 ribu surat suara,” kata dia.

Salah seorang warga Kedungwaringin, Erna yang turut terlibat melipat surat suara mengatakan baru pertama kali ikut melipat surat suara di KPU Kabupaten Bekasi. “Ini untuk pertama kalinya saya ikut melipat surat suara,” ucapnya.

Ia mengakui tertarik ikut melipat surat suara karena kebutuhan ekonomi yang besar terlebih menjelang hari raya idul fitri alias lebaran. “Upah yang diterima untuk melipat surat suara tersebut sebesar Rp 100 per lembar,” ungkapnya.

Sementara warga lain bernama Wawan yang juga turut melipat surat suara mengatakan hampir setiap Pemilu ikut melipat surat suara di KPU Kabupaten Bekasi. (BC)

Baca Juga

Direktur Jendral Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri, Sumarsono saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) untuk mengecek pelayanan perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi, Jum’at (19/10).

Sidak Ke DPMPTSP, Dirjen Otda Minta Waktu Proses Perizinan di Kabupaten Bekasi Dipersingkat

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT  – Direktur Jendral Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri, Sumarsono melakukan inspeksi mendadak …

error: