Terekam CCTV, Bandit Bersenjata Tajam Rampok Nasabah Bank di depan Pratama Supermarket Bangunan

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG UTARA  – Seorang nasabah bank menjadi korban perampokan di depan Pratama Supermarket Bangunan di Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utarapada Rabu (17/02) siang.

Aksi perampokan itu menimpa seorang perempuan yang juga pemilik supermarket tersebut usai mengambil uang dari bank. Perampokan ini terekam kamera CCTV dan tersebar di media sosial.

Kapolsek Cikarang, Kompol Alin Kuncoro membenarkan aksi perampokan tersebut. “Iya benar, kejadian Rabu, sekira pukul 10.50 WIB,” kata Alin, Jumat (19/02).

Alin mengungkapkan korban belum melakukan pelaporan atas kejadian perampokan tersebut. Meksi demikian, pihaknya tetap melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.

“Korbannya sementara kita arahkan untuk laporan, tapi karena rumahnya di Jakarta sementara belum laporan. Tetapi tetap kita lidik,” ujar dia.

Dari hasil keterangan saksi, kejadian bermula ketika korban pulang dari bank di kawasan Jababeka menuju ke tempat usahanya tersebut.

Saat tengah mencuci tangan sebelum masuk ke tokonya, tiba-tiba saja datang pelaku merampok uang yang ada di dalam tas korban sambil mengeluarkan senjata tajam.

“Jadi gini itu ibu itu ke bank di Jababeka, tukar ambil uang pulang. Pulanglah ke tokonya, turun dari mobil baru mau cuci tangan gitu tau-tau ada orang mendekat nodongin senjata golok atau apa senjata tajam gitu akhirnya direbut itu di dalam tasnya,” jelas Alin.

Satpam bersama warga di tempat usaha itu berusaha mengejar pelaku perampokan. Akan tetapi, pelaku yang diperkirakan berjumlah 3 hingga 4 orang berhasil melarikan diri usai mengambil uang korban senilai Rp 5 juta.

“Sementara dari hasil periksa anggota terhadap saksi serta dari pantauan CCTV pelaku berjumlah 3-4 orang,” katanya.

Alin belum bisa memastikan, apakahh korban telah dibuntuti komplotan pelaku sejak dari bank atau tidak. Untuk itu pihaknya akan melakukan penyelidikan serta pengungkapan kasus perampokan ini meskipun korban belum laporan. Sejumlah saksi serta rekaman CCTV juga telah diperiksa.

“Makanya ini korbannya engga laporan tapi kita upaya tindaklanjuti, upaya lidik dan proses pengungkapan,” tandasnya. (BC)