Kabupaten Bekasi Siagakan 14 Pos Pelayanan Terpadu di Jalur Mudik

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan didampingi Kapolres Metro Bekasi Kombes Twedy Aditya Bennyahdi dan Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Inf. M Horison mengecek kesiapan personil jelang dimulainya Operasi Ketupat Jaya 2023.
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan didampingi Kapolres Metro Bekasi Kombes Twedy Aditya Bennyahdi dan Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Inf. M Horison mengecek kesiapan personil jelang dimulainya Operasi Ketupat Jaya 2023.

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Polres Metro Bekasi dan Kodim 0509/Kabupaten Bekasi menggelar Operasi Ketupat Jaya 2023 dalam rangka persiapan pengamanan mudik jelang Hari Raya Idul Fitri 1444 hijriah.

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menjelaskan pada Operasi Ketupat Jaya 2023 pihaknya mengerahkan sebanyak ratusan personel gabungan untuk mengamankan perjalanan mudik masyarakat yang melintas di seputar Kabupaten Bekasi

Bacaan Lainnya

“Jumlah personil yang tergabung dalam operasi ketupat ini ada 710 orang, terdiri dari TNI dan Polri gabungan, termasuk aparatur pemerintah daerah dari Satpol-PP, Dishub, Damkar, Dinkes hingga Pramuka,” kata Dani usai memimpin apel Operasi Ketupat Jaya 2023 di Plaza Pemkab Bekasi, Senin (17/04).

Kolaborasi tiga pilar ini ditunjukkan dengan pendirian 14 pos terpadu meliputi pelayanan, pengamanan dan check point. Pos tersebut akan diisi oleh unsur instansi yang akan membantu masyarakat saat mudik.

“Terutama dari pendirian melalui pos, baik pospam maupun pos gabungan, serta pos pelayanan, kita bersama-sama mengisi perlengkapan dan sebagainya. Komandonya ada di Pak Kapolres sebagai leading sektor. Jadi, kita mendukung operasi ini agar bisa berjalan lancar sebaik tahun lalu,” ucapnya.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Twedy Aditya Bennyahdi mengatakan petugas gabungan akan bertugas mengawal perjalanan arus mudik hingga arus balik, terhitung sejak Selasa 18 April 2023.

“Pos pengamanan dan petugas akan stand by dari tanggal 18 April besok sampai 1 Mei nanti,” ucap Twedy.

Ia mempersilahkan masyarakat untuk mendatangi pos-pos apabila menemui hambatan dalam perjalanan mudik maupun untuk sekedar beristirahat.

“Di dalam pos ada fasilitas menerima laporan dari masyarakat apabila ada gangguan. Ada peta kalau masyarakat tidak tahu arah. Ada juga nomor-nomor darurat, misalnya kalau ada pemudik yang kendaraannya bermasalah, ada nomor bengkel terdekat. Ada juga informasi titik mengenai SPBU terdekat,” katanya.

Ia mengharapkan agar masyarakat mempersiapkan diri sebelum perjalanan mudik, seperti mengecek kendaraan beserta menjaga kesehatan demi keselamatan lalu lintas.

“Kami imbau pengendara berhati-hati di jalan. Pastikan istirahat cukup agar fit dan sehat. Kalau lelah cari pos pengamanan terdekat untuk berisitirahat. Kalau merasa tidak sehat, silahkan diperiksakan kesehatannya ke petugas medis dari dinkes,” ungkap Twedy. (dim)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait