Dampak Larangan Mudik, Pengusaha Rental Mobil ‘Gigit Jari’

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG BARAT – Pemerintah mengeluarkan kebijakan terkait larangan mudik Lebaran tahun ini. Sebagai catatan larangan mudik tahun ini merupakan kedua kalinya diserukan pemerintah sejak adanya pandemi Covid-19.

Kebijakan ini memberikan dampak pada usaha transportasi, salah satunya jasa sewa mobil. Hal ini seperti yang dirasakan Unang (51) salah seorang pemilik rental mobil yang ada di Kabupaten Bekasi.

Menurut warga Desa Telaga Asih, kecamatan Cikarang Barat itu, larangan mudik telah membuat dirinya mengalami kerugian lantaran sejumlah pelanggan membatalkan sewa yang sebelumnya telah disepakati beberapa pekan menjelang bulan suci ramadhan.

“Masa lebaran itu kan biasanya panen, banyak yang rental buat mudik tetapi sekarang gak ada. Kemarin itu ada 14 (pelanggan-red) yang membatalkan kontrak,” kata Unang Selasa (04/05).

Selain merugi, sambung Unang, larangan ini diakuinya juga telah membuat sejumlah pemilik rental mobil lainnya bangkrut lantaran tidak mampu membayar angsuran kendaraannya.

“Temen-temen saya pada bangkrut soalnya mereka gak ada duit buat bayar ke leasing. Saya masih ketolong karena ada unit yang dikontrak perusahaan dan ada juga mobil yang udah lunas.  Kalau nggak ya bisa bangkrut juga,” imbuhnya.

Unang berharap setelah pandemi berakhir kondisi usahanya bisa kembali pulih.”Ya mudah-mudahan aja setelah pandemi ini bisa kembali pulih, bisa untuk merawat mobil dan menutupi cicilan ke Bank,” kata dia.

Salah seorang pelanggan, Tini Romdayani mengatakan dirinya terpaksa membatlakan kontrak sewa mobil yang sebelumnya telah disepakati dengan jangka waktu selama dua pekan lantaran adanya larangan mudik oleh pemerintah.

“Biasanya kan kalau lebaran itu kita kunjungan ke rumah sodara-sodara di luar kota terutama orang tua. Tahun ini gak bisa, kepakasa kita batalkan rental mobilnya padahal kita kan udah mesennya sebelum puasa,” kata Tini.

Hal senada diasampaikan Arif, pelanggan lainnya. Namun demikian, dirinya masih menyewa unit mobil untuk melakukan kunjungan keluarga di masa lebaran dalam waktu lebih singkat.

“Saya kan niatnya mau ke Jawa pukang kampung kumpul bareng keluarga, tapi gak bisa pulang jadi ya terpaksa kita batalkan. Tapi kita masih tetap pakai (sewa) buat kunjungan kelaurga disini, yang deket-deket aja,” kata dia. (BEN)