Proses pengecekan dan olah TKP oleh petugas Kepolisian Sektor Cikarang, Kamis (12/04) malam.
Proses pengecekan dan olah TKP oleh petugas Kepolisian Sektor Cikarang, Kamis (12/04) malam.

Polsek Cikarang Selidiki Penyulut Kebakaran di Pabrik Tahu ‘Kumis Rawing’

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG UTARA  – Pabrik Tahu ‘Kumis Rawing’ yang berada di Kp. Kaum Utara RT 03/01 Desa Karang Asih Kecamatan Cikarang Utara terbakar, Kamis (12/04) malam sekitar pukul 22.43 WIB.

Kapolsek Cikarang, AKP. Bambang Wahyudi mengatakan pihaknya masih belum bisa menaksir kerugian maupun penyebab awal terbakarnya pabrik tahu tersebut karena masih dalam penyelidikan petugas kepolisian.

“Penyebab dan awal api muncul kami masih belum mengetahuinya karena kemungkinan apa pun ada dalam peristiwa ini dan kami masih melakukan penyelidikan,” kata AKP. Bambang Wahyudi, Jum’at (13/04) pagi.

Dijelaskan olehnya, pihak kepolisian sudah melakukan pengecekan dan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi dan berkordinasi dengan Labfor Polres Metro Bekasi. “Perkembangan berikutnya akan kami sampaikan dan pastinya tidak ada korban jiwa dalam musibah ini,” ungkapnya.

Informasi yang diterima, awal terbakarnya pabrik tahu ini diketahui ketika warga sekitar, yakni Ade Sunandar (37) sedang menonton tv dan mendengar anaknya berteriak kebakaran. Saat dilihat ke arah pabrik tahu, kobaran api sudah besar sehingga ia dan sejumlah warga lainnya berusaha memadamkan api dengan menyiramkan air dari Kali Cikarang menggunakan peralatan seadanya. Namun api semakin membesar sehingga membakar  sebagian bangunan pabrik tahu tersebut.

Api berhasil dipadamkan setelah 2 unit mobil petugas pemadam kebakaran Kabupaten Bekasi tiba sekitar pukul 23.15 WIB. (BC)

Baca Juga

Saat ini, Jasa Marga memiliki 10 unit timbangan portable. Dua unit di antaranya disiapkan di Jalan Tol Japek. Kendaraan yang menyalahi ketentuan ODOL akan dikeluarkan dari tol dan tilang.

Nekat Melintas di Tol Jakarta Cikampek, Truk Over Load Akan Ditilang

BERITACIKARANG.COM, TAMBUN SELATAN – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi  meminta agar kendaraan Over Dimensi dan …

error: