Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Meilina Kartika Kadir.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Meilina Kartika Kadir.

Melly Berkomitmen Jadikan Sekolah Swasta Untuk Bisa Sejajar dengan Negeri

BERITACIKARANG.COM, TARUMAJAYA- Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Meilina Kartika Kadir akan berkomitmen menjadikan sekolah swasta untuk bisa sejajaran dengan sekolah negeri, hal tersebut di sampaikan dirinya saat melakukan kunjungan ke sekolah SMK IT Nurul Qolbi yang ebralamat di Kecamatan Tarumajaya.

Dirinya mengaku bhawa selama ini pemerintah Kabupaten Bekasi mementingkan sekolah negeri ketimbang swasta, dan atas hal tersebut sekolah swasta yang ada merasa terkebelakangkan.

“Dalam program Pemerintah pada saat ini lebih condong  kepada sekolah negeri, tidak untuk PDI Perjuangan yang akan berpartisipasi kepada sekolah swasta, pasalanya negri dan swasta harus belen, buktinya malah banyak melahirkan oarng-orang yang hebat dari sekolah swasta, dan ini kurang diperhatikan oleh pemerintah,” ucap wanita yang sering disapa Bu Melly.

Lanjut dia, bahwa untuk dipilkada 2017 ini dirinya yang juga menclonkan diri untuk menjadi kandidat calon bupati dari partai PDI Perjuangan,  ia mengaku akan menjadikan peduli pendidikan akan dijadikan sebagai visi dan misi dirinya, dan bila terpilih untuk memimpin Kabupaten Bekasi, dirinya akan memprioritaskan terlebih dahulu sekolah swasta .

“Insaalh kalau saya jadi bupati saya akan prioritaskan sekolah swasta yang ada dikabupaten bekasi,” bebernya dengan bangga.

Tambah Melly, memberikan pesan kepada siswa dan siswi SMK IT Nurul Qolbi untuk terus melanjutkan sekolah ke tingkat universitas, karena dirinya yakin generasi muda atau siswa dan siswi yang nantinya akan memberikan kontribusi pembangunan wilayah di Kabupaten Bekasi.

“Pdi perjuangan adalah partai yang  peduli pendidikan karena saya seorang doktor jadi saya akan berkonrtibusi terhadap pendidikan yang ada, dan  karena saya juga seorang ibu harus dan wajib berkontribusi untuk membantu anak-anak melanjutkan pendidikannya,” tegasnya. (*)

error: