Ratusan STNK palsu yang dibuat oleh KA dan N dengan cara dikerik, diprint dan discan yang diamankan oleh petugas.
Ratusan STNK palsu yang dibuat oleh KA dan N dengan cara dikerik, diprint dan discan yang diamankan oleh petugas.

Polres Metro Bekasi Bongkar Sindikat Pemalsuan STNK Mobil

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG UTARA  – Polres Metro Bekasi membekuk dua pelaku sindikat pemalsuan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) kendaraan roda empat.

Kapolres Metro Bekasi, Kombespol Candra Sukma Kumara menjelaskan kasus ini terbongkar saat petugas yang tengah melakukan obeservasi mendapatkan laporan bahwa di Perum Sektor 5 RT 01/12 Kelurahan Bahagia Kecamatan Babelan terdapat 1 unit mobil pick up milik Sugeng Warnita yang STNK-nya palsu.

“Awalnya ada laporan, ada kecurigaan dari masyarakat bahwa mobil tersebut diduga dokumennya palsu, setelah kita cek dan kita cocokan ternyata STNK tersebut memang tidak sesuai dengan mobil yang ada,” kata Kombespol Candra Sukma Kumara saat gelar perkara di Mapolrestro Bekasi, Selasa (30/01) pagi.

Hasil pemeriksaan petugas diketahui mobil dan STNK palsu tersebut diperoleh dari KA dan N. Keduanya pun diketahui telah melakukan perubahan pada STNK mobil tersebut. KA menerima mobil tarikan  dari A, seorang debt colector atau mata elang yang bertugas di sebuah lising.

“Tersangka A menjualnya kepada KA lalu merubah STNK atas namanya sendiri dengan harapan mampu meyakinkan korbannya karena mobil tersebut adalah milik tersangka KA, ” ungkapnya.

Hasil pengembangan petugas, Lanjut Kapolres, KH sudah melakukan aksinya selama enam tahun dan telah membuat kurang lebih 150 STNK palsu.

“Mereka kurang lebih 6 tahun beraksi dan mengaku telah membuat sekitar 150 STNK. Kita lagi coba ungkap kendaraan kendaraan yang dilempar oleh tersangka, mereka menjualnya di luar Bekasi seperti di Jawa Tengah dan Jawa Timur,” tuturnya.

Adapun barang bukti yang disita dari ketiganya diantaranya adalah 3 buah STNK palsu a.n Khorul Anwar dan 4 unit mobil. Tersangka terkena kasus pemalsuan dan atau pertolongan jahat seperti yang tertuang dalam Pasal 263 KUHP dan 480 KHUP dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara. (BC)

Baca Juga

Tim Cobra Polres Metro Bekasi saat menyisir sema-semak yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku. Di lokasi ini, satu pelaku berinisial AN berhasil ditangkap. Sementara satu pelaku lainnya yang membawa senjata api belum ditemukan, Rabu (13/02).

Kabur Dari Sergapan, Komplotan Curanmor Sembunyi di Semak-semak

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG UTARA – Empat pelaku curanmor berupaya melarikan diri usai aksinya dipergoki warga di …

Vicky Prasetyo saat menghadiri konferensi pers ungkap kasus penikaman terhadap adiknya di lobi Polres Metro Bekasi, Rabu (23/01).

Selain Tewaskan Mahasiswa UIN, Para Pelaku Juga Keroyok dan Lukai Adik Vicky Prasetyo

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG UTARA  –  Selain menewaskan YU (27) mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, lima …

error: