Lapas Cikarang Bikin Baper

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT –  Lapas Cikarang membuat terobosan brilian dengan menyulap satu unit bajai menjadi perpustakaan keliling.Kendaraan beroda tiga tersebut selanjutnya diberi nama Baper alias Bajai Perpustakaan.

Kepala Lapas Cikarang, Kadek Anton Budiharta menjelaskan Baper dibuat oleh Pokja Perpustakaan Lapas Cikarang sebagai sarana belajar bagi warga binaan yang berada di dalam Lapas.

“Jadi Baper ini dibuat dengan tujuan agar dapat memberikan ilmu, pengetahuan, serta wawasan yang luas bagi para warga binaan,” kata Kadek Anton Budiharta, Selasa (06/03).

Baper, kata dia, akan berkeliling ke setiap blok hunian warga binaan setiap harinya untuk memenuhi tingginya minat baca warga binaan di Lapas Cikarang.

“Warga binaan juga boleh meminjamnya. Tetapi karena jumlah buku yang tersedia masih terbatas maka untuk sementara buku hanya dipinjamkan untuk satu malam saja,” ungkapnya.

Buku tersebut, sambungnya, dapat dipinjam saat Baper beroperasi ke blok hunian warga binaan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Ini baru langkah awal sambil kita meminta bantuan buku keluar dan membangun gedung perpustakaan,” kata dia. (BC)

Baca Juga

Kepala Lapas Cikarang, Kadek Anton Budiharta saat memberikan SK Remisi Khusus Hari Raya Natal 2018 kepada perwakilan warga binaan di Lapas Cikarang, Selasa (25/12) pagi.

29 Warga Binaan di Lapas Cikarang Dapat Remisi Natal

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Sebanyak 29 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cikarang mendapatkan Remisi …

Penandatanganan nota kesepahaman berisi tekad untuk menghindari segala bentuk Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di Lapangan Apel Lapas Cikarang dalam rangka pencananganan pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Selasa (18/12).

Lapas Cikarang Bertekad Bangun Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi  

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cikarang bertekad mencanangkan pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas …

error: