Diskominfo Selidiki Peretas Website Disdukcapil Kabupaten Bekasi

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT  – Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Bekasi, Benni Saputra membenarkan adanya peretasan terhadap situs Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi.

Benny mengaku setelah mendapat informasi adanya peretasan di situs tersebut pihaknya langsung menindaklanjuti hal itu. “Sudah kita tangani, Bang,” kata Benny, Senin (05/02).

Meski demikian, dirinya belum mengetahui sejak kapan peretasan itu terjadi. Pasalnya, pengelolaan situs tersebut dilakukan oleh SKPD terkait. Hingga saat ini pihaknya masih menelusuri peretas situs tersebut.

“Kita lagi selidik dulu (peretasnya-red), Bang,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, situs Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi diretas oleh hacker.

Seperti kasus peretasan situs web yang sering terjadi di Indonesia, hacker mengubah tampilan (deface) beranda situs yang beralamatkan disdukcapil.bekasikab.go.id. Hingga Senin (05/02) siang sekitar pukul 13.45 WIB situs Disdukcapil Kabupaten Bekasi itu masih diretas.

Di situs terdapat tulisan yang menyatakan:

D12 N3TW012K

Kenapa Proses E-KTP susah Banget, Dan Kenapa KTP Sampai Saat Ini Belum Jadi?

Apa Permasalahannya?

Kita Kan Warga Indonesia Yang Butuh Tanda Pengenal

Di bagian akhir tulisan, peretas menulis “By: Bekasi X Code – Bekasi Hacker Team Contact Me: Nekopoi.trade’  yang diduga sebagai inisial dari hacker tersebut.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Bekasi, Ali Syahbana belum memberikan tanggapan terkait hal itu sehingga belum diketahui sejak kapan situs itu diretas. (BC)

Baca Juga

Aksi bakar ban yang dilakukan oleh warga diduga untuk menghalau kedatangan petugas yang akan memasang patok di lahan yang akan dibangun menjadi Depo LRT, Rabu (21/02) siang.

Tambun Selatan Ricuh, Warga Protes Tanahnya dipatok Untuk Depo LRT

BERITACIKARANG.COM, TAMBUN SELATAN – Kericuhan terjadi di Kp. Jati, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Rabu …

error: Content is protected !!