15 Pejabat Pemkab Bekasi ‘Adu Nasib’ Ikut Open Bidding

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT  – Sebanyak 15 orang pejabat eselon III A adu nasib dengan mengikuti seleksi lelang jabatan (open bidding) yang dilakukan Badan Pendidikan, Pelatihan dan Kepegawaian Daerah (BPPKD)  Kabupaten Bekasi.

“Jumlahnya ada sekitar 15 orang dari eselon III A yang ikut mendaftarkan diri dalam open bidding jabatan tinggi pratama untuk Bappeda, Dinas Perindustrian, dan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan,” kata Kepala Bidang Pengembangan Kepegawaian pada BPPKD Kabupaten Bekasi, Iis Wahyudianto, Senin (05/02).

Ke 15 orang pejabat yang dinyatakan lolos verifikasi persyaratan untuk ikut open bidding itu, kata dia, saat ini tengah menjalani uji pemeriksaan kesehatan di RS Hasan Sadikin Bandung dan dilanjutkan dengan proses assesment yang akan dilaksanakan di Jatinangor.

“Dari ke 15 nama eselon III A yang di nyatakan telah lulus verifikasi persyaratan langsung lakukan uji kesehatan dan assesment,” ucapnya.

BPPKD Kabupaten Bekasi, kata Iis, berjanji akan meng-update terus perkembangan informasi Open Bidding sampai terpilihnya kandidat jabatan tinggi pratama pada jabatan dinas yang dilelangkan.

Informasi yang BERITACIKARANG.COM terima, nama-nama pejabat eselon III A yang ikut dalam open bidding untuk jabatan Kepala Bappeda diantaranya adalah Sekdin Bappeda Dedy Supriyadi, Camat Setu Adeng Hudaya, Kabag Hukum Alex Satudy, Sekretaris BPKAD Budi Rahayu dan Camat Tambun Utara Dodo Hendra Rosika.

Untuk jabatan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan diikuti Kepala Bagian Layanan ULP Iwan Ridwan, Camat Tambun Selatan Iman Santoso, Kabag Kesra Iyan Priyatna, Kabag Kerjasama Joharul Alam dan Kabag Humas DPRD Kabupaten Bekasi Karnadi.

Sementara untuk jabatan Kepala Dinas Perindustrian adalah Pembantu Inspektorat Wilayah II Peno Suyatno, Sekretaris Dinas Pariwisata Rahmat Atong, Sekdin DPMD Yana Suyatna, Camat Babelan Surya Wijaya dan Kabag Tapem Sutisna. (BC)

Baca Juga

Aksi bakar ban yang dilakukan oleh warga diduga untuk menghalau kedatangan petugas yang akan memasang patok di lahan yang akan dibangun menjadi Depo LRT, Rabu (21/02) siang.

Tambun Selatan Ricuh, Warga Protes Tanahnya dipatok Untuk Depo LRT

BERITACIKARANG.COM, TAMBUN SELATAN – Kericuhan terjadi di Kp. Jati, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Rabu …

error: Content is protected !!